Pendidikan

Mahasiswa Teknik Perminyakan UIR Belajar Langsung di Lapangan, Dalami Proses Produksi Migas di PT APG Westkampar Indonesia

7
×

Mahasiswa Teknik Perminyakan UIR Belajar Langsung di Lapangan, Dalami Proses Produksi Migas di PT APG Westkampar Indonesia

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, (LA) – Program Studi (Prodi) Teknik Perminyakan Fakultas Teknik Universitas Islam Riau (UIR) terus memperkuat pembelajaran berbasis industri melalui kegiatan Field Trip ke PT APG Westkampar Indonesia dengan tema “From Wellstream Handling to Production Delivery”.

Kegiatan ini diikuti oleh 25 mahasiswa dengan pendampingan tiga dosen, yakni Ir. Hj. Fitrianti, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., selaku ketua tim kegiatan, Ir. Neneng Purnawati, S.T., M.Eng., dan Ir. Idham Khalid, S.T., M.T.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana konsep yang selama ini dipelajari di ruang perkuliahan diterapkan dalam kegiatan operasional industri minyak dan gas bumi.

Menghubungkan Teori dengan Kondisi Lapangan

Field Trip ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran pada Mata Kuliah Fasilitas Operasional Migas. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh penjelasan secara teoritis, tetapi juga dapat mengamati secara langsung sistem dan fasilitas yang digunakan dalam proses produksi migas.

Ketua Tim Field Trip sekaligus Ketua Migas Center UIR, Ir. Hj. Fitrianti, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret kepada mahasiswa.

“Kegiatan field trip ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada mahasiswa mengenai sistem operasional produksi minyak dan gas bumi, khususnya pada fasilitas produksi dan pengolahan awal atau surface facilities,” ujar Fitrianti.

Menurutnya, mahasiswa berkesempatan mengikuti gambaran proses produksi mulai dari fluida yang keluar dari sumur atau wellstream, kemudian dialirkan melalui flowline dan manifold, sebelum memasuki proses pemisahan menggunakan separator.

Setelah melalui tahapan tersebut, hasil produksi kemudian ditangani melalui fasilitas penyimpanan seperti storage tank sebelum memasuki tahapan penyaluran produksi.

Kenali Fasilitas Utama Produksi Migas

Salah satu nilai penting dari kegiatan ini adalah kesempatan mahasiswa untuk mengamati langsung berbagai fasilitas yang selama ini mereka pelajari secara konseptual.

Beberapa fasilitas yang menjadi bagian dari pembelajaran antara lain wellhead, flowline, manifold, separator, storage tank, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.

Dengan melihat langsung fungsi dan keterkaitan antarfasilitas, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih utuh mengenai sistem produksi minyak dan gas bumi dari hulu hingga tahap penanganan produksi.

Tak Hanya Teori, Mahasiswa Belajar Budaya Kerja Industri

Kegiatan Field Trip juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk memahami aspek lain yang tidak kalah penting dalam dunia kerja, seperti penerapan standar operasional, budaya kerja profesional, serta aspek Health, Safety, and Environment (HSE).

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum nantinya memasuki dunia industri. Mereka dapat memahami bahwa bekerja di sektor minyak dan gas bumi tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga kedisiplinan, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, kemampuan menganalisis kondisi lapangan, dan tanggung jawab profesional.

Fitrianti menambahkan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi dosen.

“Bagi dosen, kegiatan field trip menjadi sarana untuk memperkuat proses pembelajaran berbasis industri, memperbarui wawasan mengenai perkembangan teknologi dan sistem operasional di lapangan, serta mempererat hubungan kerja sama antara perguruan tinggi dan dunia industri,” tambahnya.

Perkuat Sinergi Kampus dan Dunia Industri

Kegiatan kunjungan industri menjadi salah satu bentuk nyata komitmen UIR dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

Interaksi langsung dengan lingkungan industri memungkinkan dosen dan mahasiswa memperoleh gambaran mengenai perkembangan teknologi, sistem operasional, hingga kebutuhan kompetensi yang terus berkembang di sektor minyak dan gas bumi.

Bagi Prodi Teknik Perminyakan UIR, hubungan yang kuat antara perguruan tinggi dan industri menjadi bagian penting dalam menciptakan proses pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan sektor energi.

Siapkan Lulusan yang Kompeten dan Profesional

Melalui kegiatan Field Trip ke PT APG Westkampar Indonesia, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami proses produksi migas secara lebih mendalam, tetapi juga memiliki kesiapan untuk menghadapi tantangan dunia kerja.

UIR terus mendorong pelaksanaan kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman serta kolaborasi dengan berbagai perusahaan di sektor energi. Langkah tersebut diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan kebutuhan praktis industri.

Pada akhirnya, pengalaman belajar langsung di lapangan menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan Teknik Perminyakan UIR yang kompeten, profesional, berwawasan industri, serta siap berkontribusi terhadap perkembangan sektor minyak dan gas bumi di masa depan.

Tinggalkan Balasan