PEKANBARU (LA) – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Lancang Kuning (Unilak) menggelar bedah buku sastra lintas negara dengan mengupas tiga novel karya penulis asal Pahang, Malaysia. Kegiatan berlangsung di Aula Perpustakaan Unilak, menjadi wadah penguatan hubungan akademik dan kebudayaan antara Riau dan Malaysia sebagai sesama rumpun Melayu.
Tiga novel yang dibedah: Ibuku Srikandi, Suria di Tanjung Penaga (karya Mohd. Mansor Abdullah), dan Taqdir (karya Abd. Rahman Yusof). Kegiatan mengusung tema “Bedah Buku Sastra Pahang dalam Perspektif Sastra Melayu Riau: Dialog Budaya Lintas Negara” dan menghadirkan akademisi Riau sebagai pembedah: Junaidi, Husnu Abadi, serta Bambang Karyawan.
Tujuan dan Makna Kegiatan:
· Memperkuat kerja sama internasional dan hubungan kebudayaan Melayu Indonesia-Malaysia
· Mengkaji nilai filosofis dan kearifan lokal dalam karya sastra serumpun
· Ruang pembelajaran bagi mahasiswa dan masyarakat luas
· Memperkuat identitas budaya Melayu lintas negara
Dekan FIB Unilak, Mohd. Fauzi, mengatakan karya sastra Melayu dari wilayah berbeda tetap memiliki nilai universal karena berasal dari akar budaya yang sama. Prof. Junaidi menyoroti nilai-nilai kepemimpinan perempuan Melayu dalam novel Ibuku Srikandi.
Kegiatan diikuti mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Melayu, Sastra Indonesia, Sastra Inggris, dan Ilmu Perpustakaan, serta budayawan, seniman, komunitas literasi, lembaga kebudayaan, hingga kepala sekolah SMA se-Pekanbaru.
Nota Kesepahaman Unilak – Dewan Persuratan Melayu Pahang (DPMP)
Presiden DPMP, Mohd. Mansor Abdullah, mengapresiasi perhatian Unilak terhadap karya sastra Pahang. Ia menilai kegiatan ini mencerminkan komitmen Unilak dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan Melayu di tingkat internasional. Menurutnya, nama Lancang Kuning merupakan simbol kejayaan maritim Melayu yang memiliki makna historis dan budaya kuat bagi masyarakat serumpun.
Unilak dan DPMP berharap hubungan sastra, akademik, dan kebudayaan Riau-Pahang semakin erat serta melahirkan kolaborasi baru dalam pengembangan literasi dan kebudayaan Melayu.














