Berau, Kaltim (L.A) — Kepala Kampung Tembudan, Zainuddin Rahim, menyampaikan kekecewaan masyarakat terhadap berbagai aspirasi kampung yang hingga kini belum banyak direalisasikan, meski para wakil rakyat sudah hampir dua tahun menjabat.Sabtu(9/5/26)
Menurutnya, masyarakat pesisir tidak hanya membutuhkan janji, tetapi bukti nyata pembangunan yang benar-benar dirasakan warga.
Ia menyoroti kondisi akses Jalan Lingkar Raja Alam di Kampung Tembudan yang dinilai sangat penting untuk menunjang aktivitas masyarakat, sektor perkebunan, perikanan, hingga mendukung potensi wisata Raja Alam.
“Jalan kampung ini sangat dibutuhkan masyarakat karena menyangkut ekonomi dan pariwisata,” ujarnya.
Selain jalan kampung, pemerintah Kampung Tembudan juga berharap adanya dukungan pembangunan jalan usaha tani untuk membantu masyarakat perkebunan.
Zainuddin Rahim mengatakan kondisi desa saat ini sangat terbatas setelah anggaran dana desa mengalami penurunan drastis dari sekitar Rp900 juta menjadi sekitar Rp300 juta.
“Desa sekarang kesulitan membangun karena anggaran dipangkas. Infrastruktur jadi kebutuhan utama masyarakat,” katanya.
Ia juga mengungkapkan harapan masyarakat terkait pembangunan gedung untuk kegiatan Tempat Pengajian Al-Qur’an Lansia (TPA) hingga kini belum mendapat mendengar kabar.
Menurutnya, usulan pembangunan gedung TPA Lansia berukuran 5×7 meter hingga 10×10 meter sudah beberapa kali disampaikan kepada anggota di Musrenbang namun selama dua tahun terakhir belum ada tanggapan nyata.
“Kami hanya ingin fasilitas yang layak untuk lansia dan anak-anak belajar mengaji,” tutupnya.














