Berau,Kaltim(L.A)Seorang pengendara sepeda motor berinisial AS (65) mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Pemuda, tepat di depan Kantor Pengadilan Negeri Kabupaten Berau, pada Sabtu(11/07/26) 11.30 Wita.
Berdasarkan keterangan korban, saat itu ia mengendarai sepeda motor dari arah Tanjung Selor menuju Sambaliung. Ketika melintas di lokasi kejadian, kendaraan yang dikendarainya diduga menabrak tiga buah batu lebih besar dari ukuran batu mangga yang berada di tengah badan jalan sehingga korban kehilangan kendali dan terjatuh dan pingsan.
Akibat benturan tersebut, korban bersama sepeda motornya tergeletak di jalan. Rekan korban inisial BN yang berada di lokasi bersama sejumlah warga dan aparat yang melintas segera memberikan pertolongan serta membawa korban ke Puskesmas Tanjung Redeb untuk mendapatkan penanganan medis.
Menurut keterangan korban, batu yang berada di tengah jalan tersebut diduga merupakan material proyek pembangunan yang sedang berlangsung di lingkungan Kantor Pengadilan Negeri Kabupaten Berau.
Hingga kini belum dapat dipastikan bagaimana material tersebut bisa berada di badan jalan. Dugaan sementara, batu tersebut jatuh dari kendaraan pengangkut material.
Korban mulai sadar sekitar pukul 12.00 Wita setelah mendapatkan penanganan di Puskesmas Tanjung Redeb. Dalam proses klarifikasi di lokasi maupun di fasilitas kesehatan, perwakilan pelaksana proyek mengakui bahwa batu tersebut merupakan material milik proyek.
Mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada korban serta bertanggung jawab dengan membayar seluruh biaya pengobatan yang telah dilakukan di Puskesmas dan pemberian tunai sebesar 1 juta rupiah sebagai biaya pengobatan selanjutnya.
Diketahui proyek tersebut berada di bawah naungan CV “A C “sebagai pelaksana pekerjaan yang berkaitan dengan pembangunan di lingkungan Pengadilan Negeri Kabupaten Berau.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, korban mengalami benturan pada bagian dada kiri sehingga masih merasakan sesak. Selain itu terdapat luka pada tangan kiri, lutut kiri, serta lecet pada bagian pipi kiri. Seluruh luka telah mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, sepeda motor korban mengalami lecet pada bagian bodi depan akibat kecelakaan,Keterangan korban menyebutkan bahwa jam tangan rusak saat terjatuh.
Dokter menyarankan agar korban menjalani perawatan jalan dan memperbanyak waktu istirahat. Apabila telah kembali ke Tanjung Selor, korban dianjurkan untuk melanjutkan kontrol kesehatan sesuai petunjuk tenaga medis.
Pihak manajemen proyek telah bertemu dengan korban dan menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan kesehatan serta memberikan perhatian terhadap kondisi korban hingga pengobatan dinyatakan selesai.
Korban menyampaikan apresiasi atas tanggung jawab yang telah ditunjukkan pihak pelaksana proyek. Meski demikian, ia berharap pendampingan terhadap proses pengobatan tetap dilakukan hingga kondisinya benar benar pulih.
Berita ini disusun sebagai dokumentasi kronologi kejadian sekaligus bagian dari pencatatan tanggung jawab dan perlindungan terhadap hak korban dalam memperoleh pelayanan kesehatan pascakecelakaan.***














