Berau,Kaltim(L.A)– Warga Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar, berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait menata titik aktivitas penyedotan pasir di Sungai Tabalar Muara agar tidak dilakukan terlalu dekat dengan kawasan permukiman.
Masyarakat menegaskan bahwa aspirasi tersebut bukan untuk mempersoalkan legalitas aktivitas penyedotan pasir, melainkan agar lokasi pengambilan pasir diatur sehingga tidak memicu abrasi dan penurunan tanah di sepanjang bantaran sungai.Selasa(8/07/26)
Salah seorang warga berinisial SR mengatakan, jarak antara bibir sungai dengan sejumlah rumah warga diperkirakan hanya sekitar 20 meter. Kondisi itu membuat masyarakat khawatir apabila aktivitas penyedotan pasir terus dilakukan di dekat permukiman.
“Yang kami harapkan bukan aktivitasnya dihentikan, tetapi titik penyedotan pasir ditata sehingga tidak membahayakan permukiman warga,” ujarnya.
Selain mengkhawatirkan abrasi dan penurunan tanah, warga juga menyoroti potensi meningkatnya risiko interaksi antara manusia dan buaya di sekitar bantaran sungai. Menurut keterangan warga, sedikitnya empat orang pernah meninggal dunia beberapa tahun lalu akibat serangan buaya di kawasan tersebut.
Warga menduga perubahan kondisi bantaran sungai akibat abrasi dapat memudahkan buaya mendekati kawasan permukiman, sehingga perlu menjadi perhatian pemerintah untuk dilakukan kajian lebih lanjut.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat juga berharap pemerintah kampung dapat menjalankan program penanaman pohon mangrove di sepanjang bantaran sungai yang berdekatan dengan permukiman.
Warga menilai vegetasi mangrove dapat membantu memperkuat tepian sungai, mengurangi abrasi, serta menjadi salah satu upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Warga berharap pemerintah daerah, pemerintah kampung, dan instansi terkait dapat mengkaji dampak lingkungan dari aktivitas penyedotan pasir serta menetapkan zona penyedotan yang aman, sehingga kegiatan pemanfaatan pasir tetap dapat berjalan tanpa mengabaikan keselamatan masyarakat dan kelestarian bantaran Sungai Tabalar Muara.***














