Berau,Kaltim (L.A)— Kunjungan kerja Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, Yudha Budisantosa, di Kecamatan Maratua menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku wisata dalam menyampaikan berbagai kebutuhan prioritas yang selama ini dinilai penting bagi perkembangan kawasan wisata pulau terluar tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan UMKM Kampung Teluk Harapan, Selasa (19/05/26) pukul 19.00 WITA itu dihadiri kepala kampung se Kecamatan Maratua, pelaku usaha wisata, tokoh masyarakat, warga, Kapolsek Maratua, Danramil Maratua, serta jajaran Puskesmas Maratua.
Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat dan penuh dialog terbuka tersebut, persoalan air bersih dan kualitas jaringan internet menjadi aspirasi utama yang paling banyak disampaikan masyarakat maupun pelaku wisata kepada pemerintah daerah.
Masyarakat menilai kebutuhan air bersih hingga saat ini masih menjadi persoalan penting yang memerlukan perhatian serius. Selain menjadi kebutuhan dasar warga, ketersediaan distribusi air bersih juga dinilai sangat mempengaruhi pelayanan dan perkembangan sektor pariwisata di Pulau Maratua.
Pelaku wisata menyampaikan bahwa ketersediaan air bersih menjadi salah satu faktor utama dalam menunjang operasional penginapan, homestay, rumah makan, hingga pelayanan wisatawan yang datang ke Maratua.
Di sisi lain, masyarakat dan pelaku usaha juga menyoroti kualitas jaringan telekomunikasi dan internet yang dinilai masih belum stabil di sejumlah kawasan kampung.
Menurut mereka, jaringan internet saat ini telah menjadi kebutuhan penting, tidak hanya untuk komunikasi masyarakat, tetapi juga mendukung pendidikan, promosi wisata, aktivitas usaha, hingga pelayanan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Beberapa pelaku wisata berharap pemerintah daerah dapat mendorong peningkatan layanan telekomunikasi dan internet di Maratua agar kawasan wisata unggulan tersebut memiliki fasilitas pendukung yang lebih baik dan mampu bersaing dengan destinasi wisata lainnya.
Dalam kesempatan itu, Yudha Budisantosa menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk mendengar langsung berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat di lapangan sebagai bagian dari pemetaan sektor pariwisata di Kabupaten Berau.
Ia menegaskan bahwa berbagai masukan yang diterima akan menjadi bahan penting untuk dikaji dan disampaikan kepada pemerintah daerah maupun instansi terkait.
“Kami datang untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan pelaku wisata. Persoalan air bersih dan jaringan internet memang menjadi bagian penting karena sangat berkaitan dengan pelayanan masyarakat dan perkembangan pariwisata di Maratua,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan sektor wisata tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan dasar masyarakat serta dukungan infrastruktur dan pelayanan publik yang memadai.
Karena itu, pemerintah daerah disebut perlu membangun koordinasi lintas sektor agar pengembangan pariwisata dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, pelaku wisata, serta instansi terkait demi mendukung kemajuan pariwisata dan pelayanan dasar di pulau maratua***














