Nasional

Libatkan 67 Mahasiswa, DPKH Riau Perketat Pengawasan Hewan Kurban Iduladha 2026

Avatar
6
×

Libatkan 67 Mahasiswa, DPKH Riau Perketat Pengawasan Hewan Kurban Iduladha 2026

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU (LA) – Menjelang Iduladha 1447 H, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau memperketat pengawasan terhadap hewan kurban di berbagai daerah. Langkah ini bertujuan memastikan hewan yang disembelih sehat, layak konsumsi, serta memenuhi standar syariat dan higienitas.

Kepala DPKH Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan pengawasan tahun ini difokuskan pada pemeriksaan kesehatan hewan sekaligus penerapan standar kebersihan selama penyembelihan. Petugas akan diterjunkan lebih awal ke masjid dan lokasi pemotongan untuk mengedukasi panitia terkait syarat umur hewan dan tata cara pemotongan yang bersih.

“Petugas kami minta datang lebih awal agar sosialisasi mengenai kesehatan hewan dan prosedur pemotongan yang sehat bisa berjalan optimal,” ujarnya di Pekanbaru, Senin (18/5/2026).

Langkah Pengawasan Tahun Ini:

· Pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara langsung

· Sosialisasi syarat umur hewan dan cara pemotongan yang higienis

· Penyediaan alat pelindung diri (APD) dan cairan desinfektan di lokasi

· Pendampingan oleh 67 mahasiswa kedokteran hewan Universitas Riau

· Penanganan limbah daging dan jeroan secara terpisah

· Pengurangan plastik dengan penggunaan daun pisang saat distribusi

DPKH juga menyalurkan perlengkapan berupa APD dan desinfektan ke sejumlah titik penyembelihan. Setiap masjid yang masuk zona pengawasan akan menerima bantuan desinfektan untuk menjaga kebersihan area.

Untuk memperkuat pemantauan, DPKH menggandeng 67 mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Riau. Mereka akan membantu tim medis veteriner memeriksa kesehatan hewan kurban di kabupaten/kota se-Riau.

“Selain kesehatan hewan, kami juga perhatikan pengelolaan limbah kurban. Petugas diminta memastikan daging dan jeroan ditangani secara terpisah demi menjaga kualitas pangan,” ungkap Mimi.

Tahun ini, DPKH juga mendorong penggunaan bahan ramah lingkungan dalam pelaksanaan kurban, seperti mengganti kantong plastik dengan daun pisang saat distribusi daging.

“Selain menjaga kebersihan, langkah ini sekaligus mengurangi sampah plastik saat Iduladha,” tambahnya.

Seluruh hasil pemeriksaan akan dilaporkan melalui sistem digital sebagai bahan evaluasi bersama pemerintah daerah dan pengurus masjid.

DPKH Riau berharap pengawasan yang lebih intensif menciptakan pelaksanaan kurban yang aman, sehat, dan sesuai standar kesehatan masyarakat veteriner di Provinsi Riau.

Tinggalkan Balasan