Maratua, Berau, Kaltim (L.A) — Ribuan warga Pulau Maratua, Kabupaten Berau, memeriahkan tradisi Mandi Safar 2026 yang berlangsung di dua lokasi, yakni gusung atau hamparan pasir di kawasan Teluk Alulu dan Bohesilian, Minggu (26/07/2026).
Kegiatan berlangsung meriah dengan warga berkumpul bersama keluarga dan kerabat untuk menikmati suasana Mandi Safar sekaligus memanjatkan doa memohon keselamatan kepada Allah SWT.
Keseruan tradisi tahunan tersebut juga turut dinikmati sejumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Maratua. Para tamu wisatawan ikut menikmati suasana kebersamaan di tengah hamparan pasir dan keindahan laut Maratua.
Mandi Safar menjadi bagian dari warisan budaya dan kearifan lokal masyarakat pesisir yang terus dilestarikan.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum yang memperlihatkan perpaduan antara tradisi masyarakat dan potensi wisata bahari Pulau Maratua.***














