SERANG,Banten
Literasiaktual.Com — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menggelar sarasehan bersama Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dalam rangka memperingati HUT ke-19 Kota Serang. Ini menjadi forum pertama yang difasilitasi Pemkot untuk menampung aspirasi mahasiswa secara langsung.
Kegiatan berlangsung di Teater Koffie, Kampung Katulisan, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Senin (10/8/2026).
Sesuai Pasal 2 dan Pasal 3 Perda Kota Serang Nomor 2 Tahun 2008, Hari Jadi Kota Serang diperingati setiap 10 Agustus melalui Rapat Paripurna DPRD sebagai bentuk refleksi sejarah dan pembangunan.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengatakan sarasehan adalah bentuk komitmen Pemkot membangun komunikasi dua arah, khususnya dengan mahasiswa.
“Ini mungkin baru pertama kali di Kota Serang pemerintah memfasilitasi teman-teman mahasiswa untuk menyalurkan aspirasinya, berdiskusi dengan pemerintah, serta membantu saya dalam pengawasan pembangunan di Kota Serang,” ujarnya.
Ia menilai masukan mahasiswa penting sebagai bahan evaluasi kebijakan. Budi menegaskan pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.
“Tanpa teman-teman mahasiswa, tanpa dukungan dari masyarakat, Kota Serang saya rasa jauh daripada kesuksesan,” tegasnya.
Forum yang dihadiri seluruh OPD dan unsur DPRD itu juga membuka ruang diskusi langsung. Mahasiswa dipersilakan menyampaikan persoalan ke OPD terkait.
“Setelah saya bicara, kita langsung berdiskusi. Di sini hadir semua OPD yang ada di Kota Serang. Ada DPRD juga yang mewakili, lengkap. Jadi bisa langsung tanya,” katanya.
Budi juga menyoroti pelayanan Pemkot yang kini lebih cepat dan responsif. Ia mencontohkan penanganan rumah warga roboh.
“Dulu rumah roboh itu harus menunggu satu tahun baru diberikan anggarannya. Di era Budi dan Agis itu langsung. Saya sendiri yang menyerahkan,” ungkapnya.
“Saya suka melakukan hal yang tidak biasa agar hasilnya luar biasa,” tambahnya.
Sarasehan dilanjutkan sesi diskusi antara mahasiswa, Pemkot, OPD, dan DPRD. Pemkot berharap forum ini memperkuat budaya dialog, transparansi, dan kolaborasi dalam mengawal pembangunan Kota Serang.
Di usia 19 tahun, HUT Kota Serang tidak hanya jadi perayaan, tetapi juga momentum memperkuat partisipasi publik untuk pembangunan yang lebih responsif.
(Red/Tim)














