Berita

Warga Krayan Minta BPJN Prioritaskan Anggaran Jalan Nasional Malinau–Krayan, Fokus pada Jalan Berlumpur dan Jembatan Rusak

Avatar
30
×

Warga Krayan Minta BPJN Prioritaskan Anggaran Jalan Nasional Malinau–Krayan, Fokus pada Jalan Berlumpur dan Jembatan Rusak

Sebarkan artikel ini

Krayan,Kalimantan Utara(L.A)— Kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan Malinau–Krayan kembali menjadi perhatian masyarakat. Warga Krayan meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Utara lebih memprioritaskan penggunaan anggaran untuk menangani titik-titik jalan yang mengalami kerusakan parah, berlumpur, serta jembatan yang rusak dan membutuhkan penanganan segera.
Selasa(11/08/26)

Bagi masyarakat Krayan yang tinggal di ketinggian ribuan kaki perbatasan Indonesia-Malaysia keberadaan jalan nasional bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi menjadi akses utama untuk mendukung mobilitas warga, distribusi kebutuhan pokok, pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan.

Kondisi jalan yang berlumpur dan sulit dilalui, terutama ketika terjadi hujan, membuat perjalanan menjadi semakin berat. Begitu pula dengan sejumlah jembatan yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perhatian serius agar tidak membahayakan pengguna jalan.

Masyarakat berharap anggaran yang tersedia untuk pembangunan ruas jalan nasional Malinau–Krayan dapat lebih dahulu diarahkan pada titik-titik yang kondisinya paling parah dan mendesak, termasuk jalan berlumpur serta jembatan yang rusak.

Salah seorang tokoh masyarakat Krayan menyampaikan bahwa pemerintah perlu melihat kondisi nyata di lapangan sebelum menentukan prioritas pekerjaan.

“Yang kami harapkan bukan sekadar pembangunan, tetapi titik-titik yang sudah rusak parah dan jembatan yang kondisinya membahayakan harus menjadi prioritas. Jangan sampai anggaran tersedia, tetapi persoalan akses yang paling mendesak justru belum tertangani,” ujarnya.

Menurutnya, perbaikan akses jalan dan jembatan akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat Krayan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.

Warga juga berharap BPJN Kaltara dapat memastikan setiap tahapan pembangunan ruas Malinau–Krayan dilakukan secara terbuka, terukur, dan benar-benar berdasarkan tingkat kebutuhan di lapangan.

Masyarakat Krayan menegaskan bahwa perbaikan jalan berlumpur dan jembatan rusak harus menjadi perhatian utama, sehingga akses transportasi menuju wilayah perbatasan dapat semakin aman dan mudah dilalui masyarakat.***

Tinggalkan Balasan