Buru, LiterasiAktual.com – Pintu pagar masuk sekolah SD Al Hilaal Batujungku Kecamatan Batabual di palang oleh sekelompok warga kamis malam, Jumat (17/5/2024).
Buntut dari aksi pemalangan sekolah SD Al Hilaal Batujungku oleh sekelompok warga yang mengatasnamakan Soa Lesnusa tersebut diduga dilakukan lantaran tidak terima karena usaha menggantikan kepala sekolah gagal.
“Seng bisa ganti, dari Yayasan tidak mau dia (Arifin) jadi kepala sekolah menggantikan guru Hasarudin dari kepala sekolah. Makanya dia ambil tindakan itu” Ungkap salah satu Warga Batujungku yang namanya ingin dirahasiakan, Jumat (17/5/2024).
Akibat dari pemalangan ini, siswa SD Al Hilaal Batujungku yang hendak bersekolah
terpaksa harus di pulangkan dan tidak ada aktivitas belajar mengajar sampai pada waktu yang belum bisa dipastikan kapan palang tersebut akan di buka kembali sedangkan hari senin Sekolah SD Al Hilaal Batujungku akan menggelar ujian nasional.
“Iyaa.. tadi anak-anak tidak bisa masuk karna pas mereka datang pagi-pagi pintu pagar sudah terpalang, mereka tunggu beberapa menit akhirnya mereka di suruh pulang, kasihan ini apalagi katanya hari senin anak-anak ada mau ujian”, lanjut seorang warga kepada wartawan.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa aksi pemalangan sekolah SD AL Hilaal itu dilakukan oleh orang terdekat guru yang berusaha menggantikan kepala sekolah namun gagal karena tidak mendapatkan persetujuan dari pihak Yayasan.
“Kita tidak tau yang palang itu siapa-siapa saja, karena mereka lakukan pemalangan itu malam, jadi kita tidak melihat siapa saja yang palang, tapi disitu di papan palang itu tertulis atas nama Sidin Lesnusa, dia memang ada hubungan terdekat dengan guru Arifin”. Lanjut salah satu warga kepada Wartawan.
Papan yang terpampang pada pemalangan tersebut bertuliskan “Dilarang Beraktifitas di lokasi Ariel Soa Lesnusa” Ttd : Siding Lesnusa menuai kontroversi. Pasalnya Akun Facebook yang bernama Jack Geba Bupolo mempertanyakan soal Lahan tersebut dengan menuliskan “lahan tersebut milih marga mana, dan punya bukti apa yang bisa di pertanggungjawabkan”.
Selain itu, Sidin Lesnusa dengan nama akun Facebook Dhilon Batabual II juga aktif mengomentari beberapa akun yang memposting terkait pemalangan tersebut, dia menulis tentang “ini masalah lahan dengan yayasan Al Hilaal, suruh ketua yayasan turun buka palang”
ini menguatkan dugaan bahwa Sidin adalah otak dari pemalangan tersebut serta memperjelas bahwa aksi itu dilakukan sebab pihak yayasan tidak memberikan rekomendasi kepada Arifin Lesnusa untuk menjadi kepala sekolah menggantikan Hasarudin Sampulawa
Beberapa Akun Facebook juga ikut berkomentar memberikan penolakan terhadap aksi pemalangan yang dilakukan oleh Sidin Lesnusa, pasalnya ini sangat merugikan siswa dan orang tua siswa, mereka juga meminta agar masalah ini cepat terselesaikan.













