PekanbaruPemerintahan

Pemko Pekanbaru Bakal Tambah Waste Station, Sampah Anorganik Bisa Jadi Uang

0
×

Pemko Pekanbaru Bakal Tambah Waste Station, Sampah Anorganik Bisa Jadi Uang

Sebarkan artikel ini
Waste Station yang sudah berjalan di RTH Tunjuk Ajar Integritas, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru

PEKANBARU, (LA) – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan atau DLHK berencana menambah titik Waste Station di sejumlah wilayah. Fasilitas pengumpulan dan pemilahan sampah modern ini akan disebar ke beberapa kecamatan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Sampah Anorganik Bernilai Ekonomi

Waste Station merupakan fasilitas yang memungkinkan warga menukarkan sampah anorganik menjadi uang. Melalui program ini, masyarakat didorong untuk tidak hanya membuang sampah, tetapi juga memilah dan mengelolanya sejak dari rumah.

Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan salah satu lokasi baru yang akan dibuka berada di kawasan RTH Putri Kacamayang, Jalan Jenderal Sudirman. Untuk lokasi tersebut, pihaknya masih menunggu bantuan box Waste Station dari Toyota.

Tidak Menggunakan Dana APBD

Reza menjelaskan, pengadaan fasilitas Waste Station tersebut tidak menggunakan dana APBD. Pemko Pekanbaru menggandeng pihak swasta dalam penyediaan sarana pendukung, termasuk bantuan dari Toyota untuk titik yang akan ditempatkan di RTH Putri Kacamayang.

Menurutnya, kerja sama dengan pihak swasta menjadi salah satu strategi agar perluasan layanan Waste Station dapat berjalan lebih cepat dan tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah daerah.

Ditargetkan Hadir di Setiap Kecamatan

DLHK Pekanbaru menargetkan masih ada 9 Waste Station baru yang akan dibuka di sejumlah lokasi. Pada tahap awal, Pemko Pekanbaru menyiapkan 6 titik Waste Station di lahan milik pemerintah kota.

Beberapa wilayah yang masuk dalam rencana pembukaan tahap awal antara lain Binawidya, Rumbai, dan Tenayan Raya. Ke depan, fasilitas serupa ditargetkan tersedia di setiap kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.

Antusias Warga Cukup Tinggi

Program Waste Station sebelumnya telah berjalan di RTH Tunjuk Ajar Integritas, Jalan Ahmad Yani. Dari lokasi tersebut, DLHK mencatat antusias masyarakat cukup tinggi. Warga datang setiap hari untuk menukarkan sampah anorganik menjadi uang.

Reza menyebut, tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa program ini mendapat respons positif. Selain membantu menjaga kebersihan kota, Waste Station juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga.

Dorong Budaya Pilah Sampah dari Rumah

Pemko Pekanbaru menjadikan program ini sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat agar terbiasa memilah sampah sejak dari sumbernya. Dengan adanya Waste Station, sampah anorganik yang sebelumnya dianggap tidak berguna dapat dikumpulkan, dipilah, dan dimanfaatkan kembali.

Melalui perluasan titik Waste Station, Pemko Pekanbaru berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah semakin meningkat. Program ini tidak hanya mendukung kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dari sampah yang dikelola dengan baik. (DD)

Tinggalkan Balasan