Tanjung Selor, Kaltara(L.A)– Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional, serikat buruh se-Kalimantan Utara menggelar rapat koordinasi yang dihadiri perwakilan dari berbagai kabupaten. Rapat tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait pelaksanaan aksi.
Dalam forum tersebut, peserta menetapkan rute konvoi yang akan dimulai dari Pengadilan menuju lokasi dialog di Cafetaria Lembasung. Penentuan rute ini dilakukan untuk memastikan aksi berjalan terarah dan tetap tertib.
Selain itu, rapat juga menetapkan siapa saja yang akan menjadi penyampai aspirasi dalam aksi nanti, beserta poin-poin tuntutan yang akan disuarakan. Hal ini dinilai penting agar pesan yang dibawa buruh tersampaikan secara jelas dan terstruktur.
Tidak hanya soal teknis, seluruh peserta rapat juga menyatakan komitmen bersama untuk terus berjuang hingga tuntutan yang disampaikan mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah.
Koordinator lapangan, Joko Supriyadi, S.T., menegaskan bahwa aksi yang akan digelar bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan bentuk keseriusan buruh dalam memperjuangkan hak-haknya.
“Kami sudah menyepakati rute, juru bicara, dan substansi tuntutan. Ini menunjukkan kesiapan kawan-kawan buruh untuk bergerak bersama. Kami berkomitmen mengawal perjuangan ini sampai tuntas,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya bersama Partai Buruh akan terus mengawal seluruh tuntutan agar mendapat perhatian serius dan dikawal oleh Pemerintah Kalimantan Utara hingga benar-benar diwujudkan.
“Partai Buruh bersama elemen pekerja akan mengawal tuntutan ini sampai benar-benar dijalankan oleh pemerintah daerah,” ujar Korlap aksi May Day, Jumat (30/04/26).
Ia juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban dan mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai.
Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari konsolidasi kekuatan buruh di Kaltara, sekaligus memastikan pelaksanaan aksi May Day berjalan dengan tertib, terarah, dan penuh semangat solidaritas.***














