PEKANBARU (LA) – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau membentuk tim percepatan perbaikan infrastruktur jalan sebagai respons atas instruksi Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, untuk menangani jalan berlubang secara cepat dan menyeluruh.
Tindak Lanjut Instruksi
Plt Kadis PUPR-PKPP Riau, Thomas Larfo Dimiera, menyatakan bahwa pihaknya telah memulai inventarisasi kebutuhan melalui Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (UPTJJ).
“Kami sedang hitung kebutuhan anggaran dan SDM agar tim dapat bekerja optimal,” ujarnya pada Senin (12/1/2026).
Penambahan Regu Kerja
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, sebelumnya menyoroti minimnya tenaga kerja lapangan sebagai penyebab lambatnya perbaikan. Ia mendorong penambahan 5–10 regu kerja per UPTJJ, dengan target 10–15 km jalan per regu.
“Semakin banyak regu, semakin cepat lubang tertutup. Sewa alat berat jika diperlukan, anggaran ada untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Prioritas Keselamatan dan Ekonomi
Hariyanto menekankan bahwa kondisi jalan rusak berisiko menyebabkan kecelakaan. Perbaikan infrastruktur jalan tidak hanya masalah kenyamanan, tetapi juga keselamatan publik dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi regional.
Komitmen dan Target
PUPR-PKPP Riau berkomitmen untuk:
✔ Menyelesaikan inventarisasi dan pembentukan tim pekan ini
✔ Menambah jumlah regu kerja sesuai kemampuan anggaran
✔ Melakukan perbaikan secara simultan di seluruh ruas jalan provinsi
✔ Mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk penyewaan alat berat jika diperlukan.














