PemerintahanSiak

Bupati Afni Ajak Komunitas dan Pelaku Kreatif Hidupkan Pariwisata Siak

5
×

Bupati Afni Ajak Komunitas dan Pelaku Kreatif Hidupkan Pariwisata Siak

Sebarkan artikel ini

SIAK, (LA) — Bupati Siak Afni Zulkifli mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif untuk mengembangkan potensi pariwisata Kabupaten Siak. Upaya tersebut diarahkan melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan kreatif yang berkelanjutan dengan memanfaatkan kekayaan sejarah, budaya, dan destinasi wisata daerah.

Ajakan itu disampaikan Afni saat berdiskusi bersama Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Siak serta Sentra Kreatif Lestari Siak (Skelas) dalam kegiatan Sentra Creative Space bertema Melayu Heritage di Tangsi Belanda, Kecamatan Mempura, Senin (19/10/2026).

Afni menilai Siak memiliki banyak destinasi wisata dengan nilai sejarah dan cerita yang dapat menjadi daya tarik bagi pengunjung. Namun, potensi tersebut dinilai masih perlu dikembangkan melalui kegiatan yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Bagaimana kita memaksimalkan event-event, baik olahraga maupun wisata. Banyak aset wisata kita yang belum dimaksimalkan karena kita punya story yang kuat,” kata Afni.

Menurutnya, keterbatasan kemampuan fiskal daerah perlu diimbangi dengan kreativitas dan kolaborasi dalam mengembangkan sektor pariwisata. Berbagai kegiatan dapat dirancang untuk memperkenalkan destinasi, menghidupkan ruang publik, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam aktivitas ekonomi kreatif.

Kecamatan Mempura menjadi salah satu wilayah yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan melalui pendekatan tersebut. Afni menekankan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, tetapi juga membutuhkan keterlibatan pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, dan komunitas setempat.

“Saya kira Mempura ini punya banyak potensi, ini tugas kita bersama. Camat juga harus bekerja keras, dengan penghulu dan komunitas bagaimana menghidupkan pariwisata di Mempura ini,” ujarnya.

Skelas Siap Perluas Ruang Kreatif

Ketua Sentra Kreatif Lestari Siak (Skelas), Muhammad Satria, menjelaskan bahwa Sentra Creative Space merupakan program yang mendorong pemanfaatan ruang publik, bangunan bersejarah, dan destinasi wisata sebagai tempat beraktivitas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seniman, serta komunitas ekonomi kreatif.

Melalui program tersebut, Skelas ingin membuka ruang kolaborasi yang memungkinkan berbagai gagasan kreatif berkembang dan berkontribusi terhadap penguatan pariwisata daerah.

Satria menyatakan, Skelas siap bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Siak untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berlangsung sesaat, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sesuai potensi dan kebutuhan masyarakat.

Sejumlah kegiatan yang berpeluang dikembangkan antara lain pertunjukan seni dan budaya, bazar UMKM, penulisan buku, serta berbagai aktivitas kreatif yang memanfaatkan nilai sejarah dan identitas budaya Melayu.

Pemanfaatan bangunan bersejarah seperti Tangsi Belanda sebagai ruang kegiatan kreatif juga diharapkan dapat mempertemukan pelaku budaya, komunitas, wisatawan, dan pelaku usaha lokal dalam satu kegiatan yang saling mendukung.

Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Siak dan Skelas diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya, memasarkan produk, serta mengembangkan jaringan usaha.

Melalui pengembangan kegiatan kreatif yang berkelanjutan, potensi pariwisata Siak diharapkan semakin dikenal dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Keberlanjutan program, keterlibatan komunitas, serta pemanfaatan aset wisata secara optimal menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.

Tinggalkan Balasan