Berita

Antisipasi Virus HMPV, Legislator Minta Pemerintah dan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

26
×

Antisipasi Virus HMPV, Legislator Minta Pemerintah dan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Sebarkan artikel ini
hmpv
Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani (Foto: Dok. Humas DPR RI)

Jakarta, (LA) – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, mengimbau pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya virus Human Metapneumovirus (HMPV) ke Indonesia. Virus yang menyerang saluran pernapasan ini saat ini dilaporkan meningkat kasusnya di Tiongkok.

Irma juga meminta masyarakat untuk kembali mematuhi protokol kesehatan, terutama penggunaan masker di tempat umum, guna mencegah penyebaran virus yang rentan menyerang anak-anak di bawah 16 tahun.

Cegah Penyebaran dengan Protokol Kesehatan

Menurut Irma, menjaga kesehatan dan kebersihan adalah langkah awal yang penting.

“Virus ini pernah mewabah di Belanda dan memiliki karakteristik menyerupai pneumonia. Masyarakat harus tetap menggunakan masker di tempat ramai dan menjaga kebersihan agar terhindar dari infeksi,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (8/1/2025).

Irma menekankan pentingnya mengikuti arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai otoritas utama dalam penanganan virus ini.

Virus Dapat Diatasi dengan Obat Flu

Meski menimbulkan kekhawatiran, Irma mengungkapkan bahwa HMPV dapat diatasi dengan obat flu biasa.

“Alhamdulillah, virus ini bisa diobati dengan obat flu, dan jika ada demam bisa menggunakan paracetamol sesuai arahan Kemenkes,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sebagian besar kasus HMPV tidak memerlukan perawatan khusus karena gejalanya mirip flu biasa, seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas.

HMPV di Indonesia: Bukan Hal Baru

Irma juga mengungkapkan bahwa HMPV sebenarnya sudah lama ditemukan di Indonesia. Berdasarkan data dari sejumlah laboratorium, beberapa kasus pada anak-anak di Tanah Air mengonfirmasi adanya infeksi HMPV.

“Jika dicek lebih lanjut, virus ini memang ada di Indonesia. Beberapa anak yang mengalami gejala flu ternyata positif HMPV,” ungkapnya.

Langkah Antisipasi Pemerintah

Sebagai langkah antisipasi, Irma meminta pemerintah memperkuat sistem deteksi dini dan pengawasan kesehatan masyarakat. Kemenkes diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang gejala dan pencegahan HMPV.

Selain itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah perlu ditingkatkan agar upaya mitigasi dapat berjalan efektif.

Pesan untuk Masyarakat

Irma menutup pernyataannya dengan mengimbau masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap waspada.

“Yang terpenting adalah menjaga kesehatan, menjalankan pola hidup bersih, dan mematuhi anjuran dari Kemenkes. Dengan langkah bersama, kita dapat mencegah penyebaran virus ini,” pungkasnya.

Kesadaran dan kerja sama masyarakat bersama pemerintah menjadi kunci utama untuk menghadapi potensi ancaman virus HMPV.

Tinggalkan Balasan