HiburanPemerintahan

The Changcuters Guncang RANS Carnival Pekanbaru, Ribuan Penonton Larut dalam Euforia Rock n Roll

5
×

The Changcuters Guncang RANS Carnival Pekanbaru, Ribuan Penonton Larut dalam Euforia Rock n Roll

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, (LA) – Hari pertama RANS Carnival Pekanbaru ditutup meriah dengan penampilan energik band rock n roll asal Bandung, The Changcuters, di Halaman Kantor Gubernur Riau, Sabtu (6/6) malam.

Ribuan penonton yang sejak sore memadati area festival bertahan hingga penghujung acara untuk menyaksikan aksi panggung Tria Cs. Kehadiran The Changcuters menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu dalam rangkaian hiburan hari pertama RANS Carnival Pekanbaru.

Baru beberapa langkah naik ke panggung, vokalis The Changcuters, Muhammad Tria Ramadhani, langsung disambut teriakan histeris penonton. Sorot lampu panggung dan gaya khas Tria yang enerjik membuat suasana konser semakin bergairah.

“Semangat kalian luar biasa, kalian selalu bikin kami kangen,” ujar Tria dari atas panggung, disambut sorakan panjang Changcutrangers Pekanbaru.

Sepanjang penampilan, The Changcuters tampil dekat dengan penggemarnya. Tria beberapa kali menyapa penonton dan membangun interaksi yang membuat suasana konser terasa hangat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara yang kembali menghadirkan The Changcuters ke Kota Bertuah.

“Tepuk tangan untuk RANS Carnival, sudah mendatangkan kita ke Pekanbaru. Kami senang kalau lihat kalian gembira seperti ini,” katanya.

Sorakan penonton semakin pecah saat lagu-lagu andalan The Changcuters dimainkan satu per satu. Dentuman drum, petikan bass, dan permainan gitar yang menghentak membuat ribuan penonton bernyanyi serta melompat bersama.

Suasana mencapai puncaknya ketika The Changcuters membawakan lagu “I Love You Bibeh”. Ribuan suara penonton terdengar kompak mengikuti setiap lirik yang dinyanyikan Tria. Di beberapa titik, penonton tampak saling berangkulan sambil melompat mengikuti irama lagu.

Tidak hanya menghadirkan nostalgia, The Changcuters juga memberikan kejutan khusus untuk penonton Pekanbaru. Tria mengatakan mereka membawakan lagu baru berjudul “Ruang Riang” yang belum pernah dinyanyikan sebelumnya di kota tersebut.

“Ada satu lagu spesial yang belum pernah kami nyanyikan di sini. Malam ini kita nyanyikan lagu baru itu, judulnya ‘Ruang Riang’. Selamat menikmati,” ungkap Tria.

Lagu tersebut langsung disambut antusias. Sejumlah penonton terlihat merekam momen tersebut dan mulai mengikuti bagian reff yang mudah diingat.

Penampilan The Changcuters semakin berwarna ketika lagu “Hijrah ke London” dimainkan. Aksi gitar Qibil membuat penonton semakin larut dalam nuansa rock n roll khas band tersebut. Energi penonton seolah tidak surut meski malam semakin larut.

Di sela konser, Tria juga memuji semangat penonton Pekanbaru yang dinilainya selalu memberikan energi besar bagi The Changcuters setiap kali tampil.

“Kalian semua kayaknya udah jago nyanyi ya, udah pada latihan vokal ya. Makin kami sering ke sini, suara kalian makin tambah bagus, luar biasa,” ucapnya.

Menjelang akhir konser, suasana semakin panas. Lampu panggung yang berkedip cepat berpadu dengan hentakan drum Erick membuat area festival berubah menjadi lautan manusia. The Changcuters kemudian menutup penampilan dengan lagu “Main Serong” yang membuat penonton kembali heboh bernyanyi bersama.

RANS Carnival Pekanbaru sendiri menghadirkan beragam hiburan musik, pertunjukan seni, serta bazar UMKM yang telah dipadati masyarakat sejak pagi. Kehadiran The Changcuters menjadi magnet utama yang meninggalkan kesan kuat bagi pengunjung pada hari pertama acara.

Salah seorang warga Pekanbaru, Noval Eriyan, berharap kegiatan serupa dapat terus digelar pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, acara seperti RANS Carnival tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

“Agenda yang kayak gini sangat bagus, sebab semuanya ada. Kalau bisa RANS tiap tahun bikin acara seperti ini di Pekanbaru. Pasti masyarakat senang, para UMKM dan pelaku kreatif lokal juga bisa dapat putaran ekonomi dari event ini,” ujarnya. (DD)

Tinggalkan Balasan