PekanbaruPemerintahan

Wali Kota Agung Nugroho Targetkan Pekanbaru Zero Stunting, Semua Anak Harus Tumbuh Sehat

9
×

Wali Kota Agung Nugroho Targetkan Pekanbaru Zero Stunting, Semua Anak Harus Tumbuh Sehat

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, (LA) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat langkah dalam menekan angka stunting sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang sehat dan berkualitas. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Pekanbaru Zero Stunting, sehingga tidak ada lagi anak yang mengalami gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi.

Komitmen tersebut menjadi salah satu fokus pemerintah daerah melalui berbagai program intervensi yang melibatkan perangkat daerah, tenaga kesehatan, dunia usaha, hingga masyarakat.

Zero Stunting Jadi Target Bersama

Wali Kota Agung menegaskan bahwa setiap anak di Kota Pekanbaru berhak memperoleh asupan gizi yang cukup agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Menurutnya, pemerintah tidak ingin ada lagi balita yang mengalami kekurangan gizi maupun stunting. Karena itu, berbagai upaya pencegahan dan penanganan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Penanganan

Dalam mempercepat penurunan angka stunting, Pemko Pekanbaru mengembangkan pola kolaborasi lintas sektor. Program ini mencakup pemberian makanan bergizi, suplementasi vitamin, serta pendampingan melalui skema orang tua asuh bagi keluarga yang memiliki risiko stunting.

Pemerintah berharap sinergi tersebut mampu memberikan dukungan yang lebih menyeluruh, mulai dari pemenuhan kebutuhan gizi hingga edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya pola hidup sehat.

Dunia Usaha Diajak Berkontribusi

Selain mengandalkan program pemerintah, Pemko Pekanbaru juga mengajak badan usaha untuk berpartisipasi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Dukungan tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk bantuan pemenuhan gizi bagi anak-anak yang sedang menjalani proses pemulihan dari stunting.

Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam gerakan kemanusiaan ini dengan memberikan bantuan kepada anak-anak yang membutuhkan. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar peluang mewujudkan Pekanbaru bebas stunting.

Data Jadi Dasar Intervensi

Berdasarkan pendataan yang dilakukan pemerintah bersama kader Posyandu sepanjang tahun 2025, masih ditemukan ribuan balita yang mengalami stunting maupun masalah gizi.

Temuan tersebut menjadi dasar bagi Pemko Pekanbaru untuk melakukan intervensi secara lebih terarah. Pemerintah segera menyalurkan vitamin, makanan tambahan bergizi, serta pendampingan kepada keluarga yang anaknya teridentifikasi mengalami stunting.

Investasi untuk Generasi Masa Depan

Bagi Pemerintah Kota Pekanbaru, penanganan stunting bukan sekadar program kesehatan, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul.

Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat, Pemko Pekanbaru optimistis target Zero Stunting dapat diwujudkan. Upaya ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan siap menjadi penerus pembangunan Kota Pekanbaru di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan