Wisata

Kunjungan Perdana Kepala Dinas Pariwisata di Maratua, Serap Aspirasi Langsung dari Masyarakat dan Pelaku Wisata

Avatar
47
×

Kunjungan Perdana Kepala Dinas Pariwisata di Maratua, Serap Aspirasi Langsung dari Masyarakat dan Pelaku Wisata

Sebarkan artikel ini

Kunjungan Perdana Kepala Dinas Pariwisata di Maratua, Serap Aspirasi Langsung dari Masyarakat dan Pelaku Wisata

Berau(L.A) — Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau yang baru, Yudha Budisantosa, melakukan kunjungan perdana ke Kecamatan Maratua dengan menggelar pertemuan bersama pelaku wisata, pemerintah kampung, tokoh masyarakat, serta sejumlah unsur instansi di wilayah setempat, Selasa (19/05/26) pukul 19.00 WITA.

 

Yudha Budisantosa diketahui baru dilantik pada April 2026 menggantikan pejabat sebelumnya dan mulai melakukan pemetaan berbagai persoalan sektor pariwisata di Kabupaten Berau, termasuk mendengar langsung aspirasi masyarakat dan pelaku wisata di Pulau Maratua.

 

Kegiatan yang berlangsung di kawasan UMKM Kampung Teluk Harapan itu dihadiri kepala kampung se Kecamatan Maratua, pelaku usaha wisata, tokoh masyarakat, warga, Kapolsek Maratua, Danramil Maratua, serta jajaran Puskesmas Maratua.

 

Pertemuan berlangsung khidmat dan penuh dialog terbuka antara masyarakat dengan jajaran Dinas Pariwisata. Dalam kesempatan tersebut, Yudha Budisantosa menyampaikan bahwa kunjungan itu dilakukan untuk mendengar langsung berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan sektor kepariwisataan di Pulau Maratua.

 

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memperoleh informasi secara langsung dari masyarakat dan pelaku wisata agar program pembangunan dan pengembangan pariwisata dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

 

“Tujuan kami datang ke Maratua untuk mendengar langsung berbagai informasi dan persoalan yang ada. Ini menjadi bagian penting untuk kami kaji sebagai bahan dalam mendukung pengembangan pariwisata ke depan,” ujarnya dalam forum tersebut.

 

Dalam dialog itu, pelaku wisata dan masyarakat menyampaikan sejumlah usulan dan harapan kepada pemerintah daerah. Beberapa di antaranya terkait regulasi operasional kapal LOB, kebutuhan air bersih, pengaturan distribusi BBM, kualitas jaringan internet, pengembangan sumber daya manusia pariwisata, hingga persoalan abrasi pantai.

 

Pelaku wisata juga meminta adanya regulasi yang lebih jelas terkait pengelolaan sektor wisata agar tetap melibatkan masyarakat lokal dan memberikan dampak ekonomi bagi warga setempat.

 

Selain itu, masyarakat turut menyampaikan harapan terhadap peningkatan akses transportasi menuju Maratua, fasilitas penunjang perjalanan laut, penanganan anjing liar, serta kebutuhan ruang hiburan masyarakat yang dinilai tetap penting dalam mendukung aktivitas sosial di kawasan pulau.

 

Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dan pelaku wisata diterima serta dicatat oleh jajaran Dinas Pariwisata untuk menjadi bahan evaluasi dan pembahasan lebih lanjut bersama pemerintah daerah.

 

Yudha Budisantosa menegaskan bahwa sebagian persoalan yang disampaikan memang berada dalam kewenangan lintas instansi. Meski demikian, pihaknya akan berupaya menyampaikan dan mengoordinasikan berbagai masukan tersebut kepada dinas terkait agar dapat menjadi perhatian bersama.

 

Ia menilai pengembangan pariwisata tidak hanya berbicara tentang destinasi wisata semata, tetapi juga berkaitan dengan infrastruktur, transportasi, pelayanan publik, keamanan, kesehatan, dan kenyamanan masyarakat.

 

“Kami ingin pembangunan pariwisata di Maratua benar benar berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, masukan langsung dari masyarakat menjadi hal yang sangat penting,” katanya.

 

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, aparat keamanan, tenaga kesehatan, pemerintah kampung, dan pelaku wisata dalam mendukung kemajuan pariwisata di Kecamatan Maratua.***

Tinggalkan Balasan