Berau, Kaltim(L.A) — Kerusakan dermaga bandong di RT 2 Kampung Teluk Alulu, Kecamatan Maratua, memicu perbincangan warga di media sosial.
Perbaikan darurat yang dilakukan nelayan dan warga secara swadaya menimbulkan beragam reaksi, termasuk pertanyaan masyarakat terkait penggunaan dana kampung.
Warga menilai kondisi dermaga sudah membahayakan aktivitas tambat perahu dan mobilitas masyarakat pesisir. Karena dianggap mendesak, nelayan bersama warga kemudian bergotong royong memperkuat bagian dermaga yang rusak agar tetap dapat digunakan.Kegiatan tersebut diunggah ke Facebook dan memantik diskusi publik.
Sebagian warga mempertanyakan mengapa perbaikan tidak dilakukan melalui anggaran kampung, mengingat usulan perbaikan dermaga bandong disebut sudah beberapa kali disampaikan dalam perencanaan kampung.
“Di kampung kita ini kok bisa, padahal ada dana kampung. Kenapa tidak dianggarkan oleh pemerintah kampung. Ada apa sebenarnya?” tulis salah satu warga dalam komentar.
Menanggapi polemik tersebut, Pemerintah Kampung Teluk Alulu memberikan klarifikasi bahwa rencana rehabilitasi dermaga bandong sebenarnya telah dibahas dalam musyawarah perencanaan pembangunan tingkat RT dan sudah masuk dalam anggaran tahun berjalan.
Namun, pemerintah kampung menjelaskan bahwa pelaksanaan perbaikan permanen belum dapat dilakukan karena dana kampung hingga saat ini belum dicairkan.
“Sudah kita musyawarahkan di musrenbang tingkat RT dan memang ada dianggarkan untuk rehab dermaga bandong tahun ini.
Hanya saja karena dana kampung kita belum keluar sehingga kita belum bisa melaksanakan,” tulis akun resmi pemerintah kampung.
Pemerintah kampung juga menilai kegiatan perbaikan seharusnya dapat dikoordinasikan lebih dahulu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Di sisi lain, warga yang terlibat dalam gotong royong menegaskan bahwa perbaikan tersebut murni dilakukan karena kebutuhan mendesak keselamatan pengguna dermaga, tanpa maksud menyudutkan pemerintah kampung.
“Jangan tersinggung, kami melakukan ini dengan niat baik. Tidak ada maksud menyinggung siapa pun. Tolong jangan ada yang beranggapan macam-macam,” tulis warga dalam diskusi.
Warga juga menegaskan bahwa pekerjaan yang dilakukan hanya bersifat penguatan sementara, sambil menunggu perbaikan permanen dari pemerintah kampung.
“Ini sebenarnya inisiatif kita khusus di bandong untuk memperkokoh dermaga. Bukan ada maksud lain,” tulis warga lainnya.
Dermaga bandong Teluk Alulu merupakan infrastruktur vital bagi aktivitas nelayan dan transportasi laut warga
Masyarakat berharap rehabilitasi permanen dapat segera direalisasikan setelah pencairan dana kampung dilakukan, sehingga keselamatan pengguna dermaga lebih terjamin.***







