Pendidikan

Kwarcab Pekanbaru Gembleng Puluhan Guru, Tengku Azwendi Bawa Pesan Tegas Wali Kota Soal Pramuka

10
×

Kwarcab Pekanbaru Gembleng Puluhan Guru, Tengku Azwendi Bawa Pesan Tegas Wali Kota Soal Pramuka

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU (LA) – Aktivitas kepramukaan di lingkungan sekolah tingkat dasar dan menengah di Kota Pekanbaru kini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru bahkan telah menjadikan keaktifan gugus depan (Gudep) sebagai salah satu indikator utama dalam mengevaluasi rapor kinerja para kepala sekolah.

Sikap tegas tersebut diutarakan oleh Wakil Ketua Bidang Anggaran dan Perencanaan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri. Hal itu disampaikannya saat membuka secara resmi Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Golongan Penggalang 2026 yang dipusatkan di SMP Negeri 4 Pekanbaru, Sabtu (16/5/2026).

“Tidak boleh ada lagi sekolah yang vakum dari kegiatan Pramuka. Bapak Wali Kota selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) juga telah menetapkan bahwa aktif atau tidaknya gugus depan menjadi bagian dari penilaian kinerja kepala sekolah yang bersangkutan,” tegas Azwendi.

Mewakili Ketua Kwarcab Pekanbaru, Azwendi memaparkan bahwa KMD ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan strategi untuk membekali para pembina dengan metode kepramukaan yang tepat. Tujuannya adalah agar sekolah mampu mencetak generasi muda yang berkarakter kuat, memiliki kecakapan hidup, serta berjiwa patriotik.

Tak tanggung-tanggung, Kwarcab Pekanbaru juga mematok target yang cukup ambisius mulai tahun ini. Setiap pangkalan atau gudep diwajibkan untuk menelurkan minimal dua anggota Pramuka Garuda putra dan dua putri.
Langkah kolaboratif ini mendapat dukungan penuh dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan. Ia menilai sinergi antara Kwarcab dan Disdik ini adalah wujud intervensi nyata dalam memperkuat pondasi pendidikan karakter di sekolah, baik negeri maupun swasta.

“Jadikan pelatihan ini sebagai langkah nyata, bukan sebatas formalitas belaka. Pencapaian tingkat Pramuka Garuda di setiap sekolah nantinya akan menjadi tolok ukur kualitas pembinaan, sekaligus mendongkrak nilai akreditasi gugus depan tersebut,” ungkap Alek.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia KMD Penggalang, Walidil Azizah, merincikan bahwa program pembinaan ini diikuti oleh total 80 peserta. Komposisinya cukup merata, yakni terdiri atas 27 kepala sekolah, 9 wakil kepala sekolah, serta 44 guru dari berbagai sekolah di wilayah Pekanbaru.

Rangkaian pelatihan KMD ini dikonsep berlangsung secara bertahap pada tanggal 16, 17, 23, dan 24 Mei 2026. Setelah menerima materi kelas, seluruh peserta akan memparipurnakan kursus mereka melalui kegiatan perkemahan yang dijadwalkan pada 29 hingga 31 Mei 2026 mendatang. Melalui langkah ini, Pramuka Pekanbaru bersiap mencetak para pemimpin masa depan dari setiap sudut sekolah. (EH)

Tinggalkan Balasan