PekanbaruPendidikanRiau

Ketua Umum Kompor Foundation Apresiasi Tinggi Suksesnya Program Beasiswa Anak Riau 2026

Avatar
0
×

Ketua Umum Kompor Foundation Apresiasi Tinggi Suksesnya Program Beasiswa Anak Riau 2026

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, (LA) – Ketua Umum Kompor Foundation, Agel Gandiza, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap suksesnya Program Beasiswa Anak Riau 2026 yang diselenggarakan oleh Yayasan Seribu Satu Cita. Seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung intensif selama empat hari tersebut telah sukses digelar dan berakhir tuntas, yang menandai  semangat para generasi muda untuk saling membangun kualitas sesama mereka.

 

Dalam kesempatan tersebut, Agel Gandiza menekankan bahwa program ini bukan sekadar bertujuan untuk menjalankan program semata, tapi wujud nyata dan konkret dari komitmen bersama dalam membangun sumber daya manusia daerah. “Kami dari Kompor Foundation sangat mengapresiasi Yayasan Seribu Satu Cita yang telah menyelenggarakan Beasiswa Anak Riau 2026 dengan standar yang luar biasa. Empat hari penuh kegiatan ini berjalan sangat baik, terstruktur, dan memberikan dampak yang langsung dirasakan para peserta. Ini bukan hanya beasiswa, tapi pembinaan karakter dan visi yang mendalam bagi pemuda Riau,” ujar Agel Gandiza, Rabu (22/4/2026).

 

Menurut Agel, keberhasilan program selama empat hari ini terlihat dari antusiasme tinggi para penerima beasiswa dan kualitas proses yang dilalui. Ia menilai pendekatan holistik yang diterapkan Yayasan Seribu Satu Cita telah berhasil menyaring calon-calon pemimpin masa depan yang sesungguhnya.

 

“Dari awal seleksi hingga berlangsungnya kegiatan, semua dipersiapkan dengan serius oleh teman-teman panitia. Ini menunjukkan peran Yayasan Seribu Satu Cita  dalam membangun fondasi yang kuat bagi pemuda agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Founder Yayasan Seribu Satu Cita, Harezia Rayhan Fadhli, menjelaskan bahwa proses seleksi program berlangsung sangat ketat. Dari 450 pendaftar, hanya 20 orang yang berhasil lolos menjadi penerima beasiswa. “Kita hanya ambil 20 dari 450, jadi cukup ketat persaingannya,” kata Harezia.

 

Ia menegaskan bahwa seleksi tidak semata-mata didasarkan pada nilai akademik atau jumlah sertifikat yang dimiliki peserta. Pendekatan yang digunakan lebih menekankan pada kualitas pengembangan diri, gagasan inovatif, serta kemampuan peserta dalam menunjukkan potensi dan komitmen mereka melalui video campaign dan in-depth interview.“Seleksinya tidak berbasiskan nilai, sertifikat, tapi pengayaan diri, dan juga ada video campaign dan juga in-depth interview,” jelas Harezia.

 

Pendekatan seleksi yang berfokus pada karakter dan kapasitas personal ini, menurut Harezia, bertujuan menciptakan pemuda-pemuda Riau yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah. Program Beasiswa Anak Riau 2026 diharapkan menjadi bukti bahwa investasi pada pemuda bukan sekadar soal pendidikan formal, melainkan pembangunan masa depan daerah melalui generasi yang kuat secara karakter dan kemampuan.

 

Sebagai Ketua Umum Kompor Foundation, Agel Gandiza juga menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus mendukung inisiatif serupa di masa mendatang. “Kompor Foundation akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Yayasan Seribu Satu Cita, untuk memperluas dampak program seperti ini. Karena kami percaya, masa depan Riau ada di tangan pemuda yang tangguh dan berdaya saing,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan