Pekanbaru (LA) – Pengurus Kota Federasi Aquatik Indonesia (FAI) Pekanbaru sukses menggelar Kejuaraan Renang Antar Klub Piala Wali Kota Pekanbaru 2026. Bertempat di Stadion Sport Center Kaharuddin Nasution, Rumbai, even yang berlangsung Sabtu (31/10) ini diikuti oleh 258 perenang dari 18 klub renang di Kota Pekanbaru.
Kejuaraan ini tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan sinergi antar klub renang. Lebih dari itu, even ini dirancang sebagai wadah seleksi dan regenerasi atlet berprestasi Kota Pekanbaru.
Ketua Pengurus Kota FAI Pekanbaru, Alfian Simbolon, menegaskan bahwa kejuaraan ini memiliki kebijakan khusus, yakni seluruh peserta wajib berasal dari Kota Pekanbaru. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi maraknya mutasi atlet yang kerap terjadi saat even daerah digelar.
“Melalui even ini, kami ingin memperkuat silaturahmi dan sinergi dengan klub-klub renang di Pekanbaru. Kami tidak ingin lagi melihat atlet Pekanbaru membela daerah lain,” ujar Alfian saat ditemui di Aquatic Center Rumbai.
Alfian juga berharap kejuaraan ini menjadi panggung bagi para perenang baru untuk menunjukkan kemampuan mereka. Menurutnya, kehadiran wajah-wajah baru akan memacu motivasi atlet muda dan orang tua untuk terus berlatih.
“Kami tidak ingin menampilkan perenang yang itu-itu saja. Harus ada perenang baru di kota bertuah ini. Dengan begitu, orang tua dan anak-anak yang aktif di klub renang akan termotivasi untuk terus berlatih,” tambahnya.
KONI Pekanbaru Apresiasi Kebijakan FAI
Ketua KONI Pekanbaru, Achmad Faisal Reza, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan FAI Pekanbaru. Ia mengakui bahwa selama ini banyak atlet Pekanbaru yang berpindah membela daerah lain, sehingga berdampak pada prestasi olahraga kota.
“Hal itu sering terjadi, sehingga kita banyak kehilangan atlet saat berkompetisi di daerah. Saya mengapresiasi langkah pengurus cabang olahraga renang ini. Atlet adalah aset daerah,” ujar Reza.
Ia berharap Kejuaraan Renang Piala Wali Kota Pekanbaru ini dapat melahirkan lebih banyak perenang handal asal Kota Pekanbaru.
Harapan Piala Wali Kota Jadi Agenda Tahunan
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pekanbaru, Yuliarso, berharap Piala Wali Kota Pekanbaru dapat menjadi agenda tahunan. Menurutnya, kompetisi adalah ruang penting bagi atlet untuk menguji hasil latihan mereka.
“Kompetisi ini diharapkan menjadi ruang bagi atlet untuk berkompetisi setelah berlatih. Kami mengapresiasi kejuaraan yang digelar FAI Pekanbaru ini, dan semoga bisa dilaksanakan kembali tahun depan,” kata Yuliarso usai membuka secara resmi kejuaraan tersebut.
Kejuaraan Renang Antar Klub Piala Wali Kota Pekanbaru 2026 mempertandingkan 800 nomor pertandingan yang setara dengan kejuaraan renang nasional. Even ini menjadi bukti komitmen Pekanbaru dalam membina dan mengembangkan potensi atlet renang usia muda. (***)














