Berita

Setelah 9 Tahun Tertunda, Bupati Serang Letakkan Batu Pertama Relokasi SDN Inpres Cikeusal

Avatar
0
×

Setelah 9 Tahun Tertunda, Bupati Serang Letakkan Batu Pertama Relokasi SDN Inpres Cikeusal

Sebarkan artikel ini

Kab. Serang,Banten

Literasiaktual.com-
Bupati Serang Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd., M.M. secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan relokasi SDN Inpres Cikeusal pada Senin 22/6/2026. Lokasinya di Kampung Panenjeon, Desa Cikeusal, Kecamatan Cikeusal.

Sekolah yang berdiri sejak 1980 itu harus direlokasi karena terdampak proyek pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang di wilayah Desa Cikeusal.

Peletakan batu pertama ini mengakhiri penantian panjang warga selama hampir 9 tahun. Selama itu proses relokasi terkatung-katung akibat berbagai kendala administrasi dan pembebasan lahan.

Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serang beserta jajaran kepala bidang. Hadir juga perwakilan PT WIKA selaku pelaksana proyek tol, Forkopimcam Cikeusal, para kepala desa, serta kepala sekolah se-Kecamatan Cikeusal.

Bupati Ratu Rachmatuzakiyah menyebut peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan sekolah pengganti. Ia menegaskan Pemkab Serang berkomitmen memastikan pendidikan anak di wilayah terdampak tol tetap berjalan optimal.

“Peletakan batu pertama ini sebagai simbol dimulainya proyek pembangunan relokasi SDN Inpres Cikeusal. Semoga pelaksanaan proyek berjalan aman, lancar, dan selesai tepat waktu demi masa depan anak-anak kita,” ujar Bupati saat meninjau lokasi.

Bupati menjelaskan lokasi sekolah baru berjarak sekitar 600 meter dari bangunan lama. Kedekatan lokasi dipilih agar siswa tidak jauh berpindah dan proses belajar mengajar tidak terganggu.

Sekolah relokasi dirancang dengan fasilitas lebih lengkap dibanding sebelumnya. Rencananya akan dibangun 7 ruang kelas, kantor guru, mushola, dan taman sekolah sebagai ruang terbuka hijau bagi siswa.

Proses pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu 6 bulan ke depan. Perhitungan dimulai sejak peletakan batu pertama 22 Juni 2026, sehingga ditargetkan selesai akhir Desember 2026.

Proyek relokasi ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi. Pemkab Serang bersinergi dengan Badan Pertanahan Nasional dan PT WIKA untuk memastikan hak-hak warga terdampak tol terpenuhi, termasuk penyediaan sarana pendidikan pengganti. Bupati berharap SDN Inpres Cikeusal dapat segera beroperasi dan memberikan layanan pendidikan yang lebih baik bagi warga Desa Cikeusal dan sekitarnya.

Red : Tim

Tinggalkan Balasan