Berita

Hari Kedua Pencarian, Go Mo Lij Turis Asal Surabaya Ditemukan Meninggal di Hutan Tepi Pantai Maratua

Avatar
6
×

Hari Kedua Pencarian, Go Mo Lij Turis Asal Surabaya Ditemukan Meninggal di Hutan Tepi Pantai Maratua

Sebarkan artikel ini

Maratua, Berau (L.A) — Pencarian hari kedua terhadap Go Mo Lij, perempuan berusia 60 tahun asal Surabaya yang sebelumnya dilaporkan hilang di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, akhirnya membuahkan hasil. Korban diketahui mengalami penyakit Alzheimer ia kesasar jalan untuk kembali ke homestay nya hingga ia menyusuri hutan mirisnya saat di temukan,ia dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (31/08/2026) sekitar pukul 15.08 WITA.

Go Mo Lij ditemukan oleh tim pencari di kawasan hutan semak belukar di ujung Kampung Teluk Harapan, Kecamatan Maratua. Lokasi penemuan berada di kawasan hutan tepi pantai

Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi telah meninggal dunia dan terbaring di antara semak-semak.

Sebelumnya, pihak keluarga melalui anak korban telah melaporkan kehilangan Go Mo Lij setelah keberadaannya tidak diketahui.

Korban diketahui mengalami penyakit Alzheimer, sehingga keluarga kemudian meminta bantuan untuk melakukan pencarian.

Laporan tersebut selanjutnya ditindaklanjuti dengan pencarian oleh tim gabungan yang melibatkan aparat keamanan, pemerintah setempat, relawan, serta masyarakat.

Memasuki hari kedua pencarian, Senin (31/08/2026), tim gabungan memperluas penyisiran ke sejumlah wilayah di Pulau Maratua. Pencarian dilakukan dengan menyisir kawasan daratan, hutan, pesisir pantai, hingga wilayah di sekitar ujung Kampung Teluk Harapan.

Upaya pencarian dilakukan secara intensif sejak pagi dengan membagi tim untuk menyisir sejumlah lokasi yang dianggap memungkinkan menjadi tempat keberadaan korban.

Hingga soreh pukul 15.08 WITA, tim akhirnya menemukan keberadaan Go Mo Lij di kawasan semak belukar hutan tepi pantai. Korban ditemukan dalam posisi terbaring dan telah meninggal dunia.

Berdasarkan pantauan jurnalis LiterasiAktual di lokasi serta keterangan masyarakat, korban kemudian dievakuasi dari lokasi penemuan untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Maratua.

Jenazah kemudian berada di Puskesmas Maratua untuk penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya aparat kepolisian, TNI, Posal Maratua, pemerintah setempat, relawan, pemandu wisata, jurnalis, serta masyarakat. Seluruh unsur bekerja sama melakukan penyisiran di berbagai kawasan Pulau Maratua sejak korban dilaporkan hilang.

Selama dua hari, pencarian dilakukan dengan menyisir kawasan daratan, hutan, semak belukar, hingga pesisir pantai. Upaya tersebut sebelumnya dilakukan dengan harapan Go Mo Lij dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Namun, pencarian hari kedua berakhir dengan ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia.

Setelah proses evakuasi, jenazah ditangani di Puskesmas Maratua. Selanjutnya, proses penanganan dan pemulangan jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga serta pihak berwenang sesuai prosedur.

Peristiwa ini sekaligus mengakhiri pencarian terhadap Go Mo Lij yang selama dua hari melibatkan berbagai unsur aparat dan masyarakat di Pulau Maratua.***

 

Tinggalkan Balasan