BeritaMaluku

Dinas Sosial Ikut Memberikan Bantuan Kepada Warga Korban Banjir.

Avatar
21
×

Dinas Sosial Ikut Memberikan Bantuan Kepada Warga Korban Banjir.

Sebarkan artikel ini

Buru,LiterasiAktual.com, Hujan deras selama tiga (3) hari berturut-turut mengakibatkan Waduk yang baru di bangun akhirnya jebol dan merendam pemukiman warga, Jumat (05/07/2024).

Dari hasil pantauan, ada satu Desa yang terdampak banjir terparah yaitu Desa Grandeng, Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru, langkah cepat diambil oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dalam melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir dan memberikan bantuan.

Dengan adanya bencana ini Dinas Sosial Kabupaten Buru dengan cepat mengambil langkah penanganan dan memberikan bantuan berupa sembako, pakaian bersih, tikar dan makanan siap saji kepada warga yang kena dampak banjir, Sabtu (06/07/2024).

Bantuan yang disalurkan kepada warga yang mengalami dampak dari banjir tersebut, berada di tiga titik yang tersebar di Kecamatan Waelata, Lolong Guba dan Waeapo.

Dinas Sosial Kabupaten Buru, berkerja sama dengan Dinas Bencana Alam, Dinas PMD Kabupaten Buru, Tagana, dan Basarnas bersama-sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir.

Camat Kecamatan Waeapo menyampaikan banyak terima kepada Pemda Kabupaten Buru, Dinas Sosial, Dinas BNPB, PMD, Tagana, dan Dinas Kesehatan karena sudah memberikan bantuan kepada masyarakatnya yang terkena dampak bencana.

“Menyangkut dengan pelayanan kesehatan, dari Puskesmas Waekasar turut membantu dan melayani masyarakat kami yang rawan banjir di tiga kecamatan Waeapo yaitu di Desa Waenetat,”Papar Camat Waeapo.

Di kesempatan yang sama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buru (La Hidi, S. ST., M. Si) mengatakan selama tiga hari pihaknya terus melakukan evakuasi terhadap korban banjir yang terjadi tiga kecamatan.

“Selama tiga hari, kita sudah bersama-sama, saya hanya ingin menyampaikan pertama-tama, hari ini kami datang untuk sedikit menyalurkan bantuan. Baik bagaimana yang sudah di sampaikan oleh Asisten I dan staf Ahli Bupati, data awal yang pertama kami dapatkan itu sekitar 200 sekian,”Ungkap La Hidi.

Iya juga berharap bantuan yang disalurkan, dapat mengurangi beban warga yang mengalami musibah banjir.

“Lanjut La Hidi, Karena kondisi yang bergensif sementara ada seribu jiwa lebih dari empat kecamatan yang mengalami bencana ini. Kemudian, setelah ini kami akan ke Ohilahin untuk menyalurkan bantuan ada 200 kepala keluarga (KK),”Ungkapnya.

Iya juga mengatakan setelah menyalurkan bantuan di Dusun Air Mandidi, Desa Waenetat, pihaknya beserta dengan rombongan ke Ohilahin untuk menyalurkan bantuan kepada 200 KK, dan sekaligus bersilaturahmi dengan pihak korban yang diterima oleh buaya beberapa waktu lalu, kemudian rombongan menuju Wagernangan dan Unit R untuk menyalurkan bantuan sosial.

Sementara kondisi banjir yang terparah akibat banjir tersebut berada di Unit (R), dan hari ini tim baru bisah masuk ke Desa Wanareman.

“Lanjut La Hidi, Hampir semua terparah, tapi saat ini yang belum kita masuk di Unit (R) Desa Waeleman, sementara hari ini tim baru sampai di Desa Waeleman,”tuturnya.

Iya juga mengatakan, bantuan dari pemerintah daerah berupa tanggap darurat sudah tiga hari, pertama memberikan berupa beras, makanan siap saji.

“Sudah beberapa hari ini kami memberikan bantuan berupa siap tanggap darurat, beras dan makanan siap saji, dan kemudian hari kita bersama-sama dengan Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PMD memberikan bantuan berupa sembako beras, makanan siap saji, dan juga Pakaian bersih,”Tandasnya.

Dalam pantauan media LiterasiAktual.com, turut hadir untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang mengalami dampak banjir, Stah Ahli Bupati (Mansyur Mamulati), Asisten I Setda (Nawawi Tinggali,S. Sos), Kelapa Dinas Sosial (La Hidi, S. ST., M. Si), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Imran Makatita, SP), Kepala Dinas Pemberdayaan Desa, Kepala Dinas BNPB, Camat Kecamatan Waeapo, Camat Kecamatan Namlea (Aldy H. Mukadar,ST), Camat Kecamatan Lilialy ( Moh. Nasir Waiulung, ST), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buru, dan beberapa kepala desa.

Tinggalkan Balasan