Berita

Kun Bakator Cabang Atlet Pertama Meraih Medali Perak Pada Ajang Sea Games 2023, Alfadhila Ramadhan Merebutnya Untuk Indonesia

Avatar
202
×

Kun Bakator Cabang Atlet Pertama Meraih Medali Perak Pada Ajang Sea Games 2023, Alfadhila Ramadhan Merebutnya Untuk Indonesia

Sebarkan artikel ini
Kun bokator menjadi cabang olahraga pertama yang menyumbangkan medali buat Tim Indonesia di SEA Games 2023 Kamboja. Adalah Alfadila Ramadhan yang berhasil meraih medali perak dengan catatan 7,67 poin di nomor Men Single Bokator Sprint Form. (foto:NOC Indonesia/Lukman Nur Hakim)

Nasional, Literasiaktual – Alfadhila Ramadhan seorang atlet kun bokator, menjadi penyumbang medali pertama untuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2023 di Kamboja. Beliau merebut perak pada nomor bokator spirit form perseorangan putra di Hall C Chroy Changvar Convention Center, Phnom Penh, Kamis, 4 Mei 2023.

Atlet kelahiran 24 November 2001, menampilkan peragaan seni bela diri asal Kamboja tersebut. Sehingga ia mendapatkan nilai 7,67 dari juri.

Alfadhila bersyukur bisa menyumbang medali pertama untuk Indonesia. Pasalnya, kun bokator merupakan cabang yang baru ditekuni atlet Indonesia. Sedangkan Kamboja, Laos, dan Myanmar sudah lebih familiar dengan cabang tersebut.

“Bersyukur bisa dapat perak meskipun memang targetnya adalah emas. Semoga pada ajang-ajang selanjutnya saya bisa meraih medali emas,” ungkap Alfadhila

kun bakator
Alfadhila Ramadhan Seorang Atlet Kun Bakator (KEMENPORARI/SEAGAMES2023)

baca juga Aset Desa Harus Dikembalikan Pada Tempatnya

baca juga Safari Ramadhan Bupati Rohil, Bantu 8 Rumah Ibadah dan 25 Grup Rebana di Kubu dan Kuba

Ia mengatakan telah menekuni kun bokator sejak 6 bulan lalu, dalam persiapan SEA Games Kamboja. Sebelumnya menjadi altet tersebut, Ia seorang atlet pencak silat.

“Saya masuk mess (pemusatan latihan nasional) pada November 2022. Tantangannya dengan pencak silat ada pada kuda-kudanya karena harus stand by,” ungkapnya kembali.

Dalam pencak silat penekanan  kepada full power, power dan ada gerakan lihainya. Kalau ini benar-benar full pada kategori monoton. Jadi hal tersebut menjadi tantangan baginya untuk melawan kebosanan.

image_pdfPDFimage_printPrint

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *