SIAK (LA) – Sebanyak 32 pelajar terbaik resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Siak Tahun 2026. Mereka akan mengemban amanah mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), di Lapangan Tugu Kawasan Istana Asserayah Al Hasyimiah.
Pengukuhan dilaksanakan di Gedung Tengku Mahratu, Sabtu (15/8/2026) malam. Bupati Siak Afni Zulkifli dalam amanatnya menegaskan bahwa tugas tersebut bukan sekadar menjalankan prosesi pengibaran bendera, melainkan amanah besar yang sarat makna.
Teladan Negeri Istana untuk Indonesia
Afni menyampaikan bahwa para anggota Paskibraka dititipi tanggung jawab untuk meneruskan keteladanan Negeri Istana, yakni nilai kesetiaan kepada Republik Indonesia yang tercermin dari sosok Sultan Syarif Kasim II.
“Kalian putra-putri terbaik Kabupaten Siak. Pada kalianlah kami titipkan harapan bahwa Negeri Istana ini masih memiliki anak-anak hebat yang kelak memimpin daerah ini. Kibarkanlah Sang Merah Putih itu dengan gagah berani, dengan penuh rasa bangga dan tanggung jawab,” pesan Afni.
Menurut Afni, mengibarkan Merah Putih di depan Istana Asserayah Al Hasyimiah memiliki makna historis yang mendalam. Tempat itu menjadi pengingat bahwa Kesultanan Siak Sri Indrapura pernah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan awal Republik Indonesia melalui Sultan Syarif Kasim II yang menyerahkan harta dan tahtanya untuk mendukung perjuangan bangsa.
Ia mengingatkan agar nilai kesetiaan kepada Indonesia tidak berhenti menjadi bagian dari sejarah, tetapi terus hidup dalam diri generasi muda Siak.
“Jangan sekali-kali berpikir untuk berkhianat kepada Indonesia. Sultan Syarif Kasim II telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional dari Republik ini, telah berkorban banyak harta dan tahtanya dan sejarah itu harus kalian pegang teguh,” tegasnya.
“Selamat bertugas, dan jaga kesehatan, istirahat yang cukup, fokus dalam melaksanakan tugas. Di sini kami membersamai, doa kami selalu menyertai kalian agar Sang Saka Merah Putih benar-benar berkibar dengan begitu megahnya di hadapan kita semua,” lanjutnya.
Dua Pekan Latihan Intensif
Sebelum dikukuhkan, ke-32 anggota Paskibraka menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan selama dua pekan. Mereka tidak hanya ditempa kemampuan baris-berbaris, tetapi juga dibekali pembinaan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, serta semangat kebangsaan sebagai bekal menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kebanggaan Alya Zafira, Pembawa Baki
Di antara para anggota Paskibraka, Alya Zafira, siswi kelas 11 SMA Sains Tahfizh Islamic Center, mendapat amanah membawa baki pada prosesi penaikan pengibaran Sang Merah Putih. Putri dari Alfarizi dan Yanti itu mengaku bersyukur sekaligus bangga mendapat kepercayaan tersebut.
Baginya, kesempatan menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Siak merupakan pengalaman berharga yang tidak akan dilupakan. Selama menjalani latihan, ia mengaku banyak mendapatkan pengalaman baru. Meski harus melewati berbagai pembinaan fisik dan latihan kedisiplinan dalam waktu yang cukup singkat, proses tersebut dijalaninya dengan penuh semangat.
“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur bisa dipercaya menjadi pembawa baki. Ini menjadi kebanggaan bagi saya, keluarga, dan sekolah. Awalnya sangat menegangkan karena tugas ini membawa tanggung jawab besar, tetapi saya bersama teman-teman tetap semangat dan berusaha memberikan yang terbaik agar pengibaran bendera berjalan lancar,” ucap Alya.
Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, ia berharap pelaksanaan pengibaran bendera dapat berjalan lancar dan membawa kebanggaan bagi Kabupaten Siak.
“Bismillah, mohon doa agar nanti tugas kami berjalan lancar. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik dan mengibarkan Sang Merah Putih dengan penuh tanggung jawab,” tutupnya. (NM)














