Maratua,Berau,Kaltim(L.A) — Seiring berkembangnya pariwisata Pulau Maratua, berbagai potensi destinasi yang selama ini belum banyak terekspos salahsatunya berada di kawasan Lawang-Lawang, Kampung Teluk Harapan (Bohebukut), Kecamatan Maratua yang menyimpan sejumlah destinasi alam dengan karakter unik dan berpotensi mendukung perkembangan pariwisata daerah.Rabu(19/08/26)
Kawasan Lawang-Lawang memiliki enam potensi yang dapat menjadi referensi dalam melihat progres pengembangan pariwisata Maratua, yakni Goha Kabok, Batu Mahligai, Sunrise Point, Mangrove Point, Danau Air Asin, dan Jembatan Lawang-Lawang.
1. Goa kehe Kabok :
Goa kehe Kabok merupakan gua bebatuan yang dapat dijelajahi ketika air laut surut. Di dalamnya terdapat kelelawar yang menghuni celah dan lubang bebatuan, sementara bentuk ruang batuannya memberikan kesan seperti kubah alami.
2. Batu Mahligai :
Batu Mahligai memiliki karakter bukit dan bebatuan alami yang menjadi bagian dari lanskap kawasan Lawang-Lawang. Karakter batuannya dapat menjadi daya tarik wisata alam sekaligus lokasi menikmati panorama sekitar.
3. Sunrise Point :
Sunrise Point menawarkan pengalaman menikmati panorama matahari terbit. Keindahan suasana pagi dapat menjadi salah satu pengalaman wisata yang menarik bagi pengunjung.
4. Mangrove Point :
Mangrove Point menyuguhkan pemandangan kawasan mangrove dan suasana alam pesisir. Potensinya dapat dikembangkan sebagai wisata alam sekaligus edukasi lingkungan.
5. Danau Teluk Air Asin :
Danau teluk Air Asin pasang surut dj teluk lawang-lawang memiliki karakter perairan yang unik dan menjadi bagian dari potensi wisata alam Lawang-Lawang. Keberadaannya dapat melengkapi rute perjalanan wisata di kawasan Teluk Harapan namun saat ini akses jembatannya rusak parah.
6. Jembatan Lawang-Lawang :
Jembatan Lawang-Lawang memiliki fungsi penting bagi aktivitas masyarakat, termasuk sebagai jembatan pusat tambat kapal barang untuk aktivitas transportasi antara Maratua dan Tanjung Redeb.
Apabila diperbaiki dan ditata kembali oleh pemerintah, jembatan tersebut berpotensi menjadi jembatan kayu terpanjang di Pulau Maratua, sekaligus menjadi daya tarik tambahan dan titik untuk menikmati panorama perairan.
Referensi Progres Pariwisata
Keberadaan enam potensi tersebut menunjukkan bahwa Lawang-Lawang tidak hanya memiliki satu objek wisata, tetapi sebuah rangkaian daya tarik yang mencakup gua, bebatuan, panorama matahari terbit, mangrove, danau air asin, serta jembatan kayu.
Jika ditata secara terpadu melalui peningkatan akses, fasilitas dasar, keamanan, kebersihan, papan informasi, dan promosi, kawasan Lawang-Lawang berpotensi menjadi salah satu referensi pengembangan dan progres pariwisata Pulau Maratua bagi Dinas Pariwisata.
Enam destinasi tersembunyi tersebut sebagai informasi bagi pembaca sebagai satu kawasan potensial, menuju progres pariwisata baru di kampung teluk harapan maratua.***














