BeritaMaluku

Ketua PPDI Buru minta Polres Tangkap Para Mafia Gunung Botak

Aswar
394
×

Ketua PPDI Buru minta Polres Tangkap Para Mafia Gunung Botak

Sebarkan artikel ini

Buru, LiterasiAktual.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Perkumpulan Pers Daerah Seluruh Indonesia (DPC-PPDI) Kabupaten Buru, yang sekaligus Kabiro Kabupaten Buru Media Literasi Aktual, Aswar Muhidin, S.Pd., M.Pd meminta agar Polres tidak hanya melakukan penertiban tapi juga pembasmian terhadap Para Mafia tambang emas ilegal Gunung Botak.

Tambang yang sampai saat ini masih berstatus Ilegal, makin botak dipangkas dan dikeruk secara liar, membawa ancaman bagi lingkungan sekitar untuk masa jangka panjang. Upaya penghentian telah dilakukan berkali-kali, namun upaya itu bagai menepuk angin, sebab banyak yang punya kepentingan.

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa banyak oknum berkepentingan yang bermain dalam tambang emas ilegal Buru. Tidak hanya masyarakat biasa, namun oknum-oknum pejabat tertentu juga ikut terlibat.

Penggunaan obat-obat berbahaya di kawasan tambang emas ilegal gunung botak dilakukan secara liar, transaksinya juga dilakukan secara bebas dimanapun dan oleh siapapun.

“Pemasokan obat beracun itu menurut data temuan rekan pers kami dari sumber terpercaya, bahwa sepertinya mempunyai jaringan khusus yang terstruktur sehingga para bos donatur tong dan bos rendaman serta kroni-kroninya bebas memasukan bahan kimia beracun tanpa terciduk hukum padahal sudah jelas-jelas ada aktifitas rendaman dan tong yang dilakukan,” Kata Aswar.

Di langsir dari KumparanNews, berita yang diterbitkan 20 Maret 2017, bahwa di kalangan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Buru, berembus desas-desus adanya pejabat negara yang ikut melindungi aktivitas penambang di Gunung Botak, itulah yang selama ini menghambat upaya penutupan Gunung Botak dan Gogorea. Bagaimana mau bersih, kalau sapu yang digunakan juga kotor.

image_pdfPDFimage_printPrint

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *