PEKANBARU (LA) – Pekanbaru Top Team Martial Art meraih dua kemenangan dalam kejuaraan tinju terbuka Rookie Fight di Jakarta pada 31 Mei 2026. Tiga atlet yang diturunkan berhasil mencatatkan dua kemenangan dan satu kekalahan poin.
Kejuaraan tinju amatir dan semi profesional bertajuk Rookie Fight ini digelar oleh WSBC bekerja sama dengan Pertina dan Holywings Sport Show (HSS), serta berkolaborasi dengan Paris Fernandes sebagai mitra live streaming. Puluhan partai pertandingan berlangsung di Live House Kemang, Jakarta Selatan, mulai pukul 10.00 hingga 23.00 WIB.
Pekanbaru Top Team menurunkan tiga atlet pada tiga kelas berbeda, yaitu Alvi Arfaniar Parayata (54 kg) kategori youth, Muhammad Ibra Abdilah (75 kg), dan Alif Alghafari (63,5 kg).
Hasil Pertandingan:
· Muhammad Ibra Abdilah: Menang TKO ronde pertama atas Andri Junaidi (KPJ Bulungan Senior)
· Alif Alghafari: Menang KO ronde pertama atas Howard (House of Boxing Jakarta)
· Alvi Arfaniar Parayata: Kalah poin tipis (split decision) dari Yosua Dovan (KPJ Bulungan)
Alvi yang merupakan siswa kelas 11 SMA Negeri 6 Pekanbaru harus bertanding di level elite melawan petinju berusia 27 tahun, di luar level youth usianya (16-18 tahun). Meskipun tertinggal di dua ronde awal, ia berhasil mendominasi ronde ketiga dan hanya kalah tipis.
Sementara itu, Ibra sukses memenangkan debut pertamanya dengan TKO di ronde pertama. Alif juga mengalahkan lawannya yang lebih berpengalaman melalui KO di ronde pertama.
Pelatih Pekanbaru Top Team, Zaki, mengungkapkan kepuasannya atas penampilan tim. Apresiasi juga datang dari Vicky Natra, penyelenggara sekaligus pelatih WSBC, yang berpesan agar Pekanbaru Top Team terus berkembang dan melahirkan bibit berprestasi.
Para atlet menyatakan pengalaman ini sebagai motivasi untuk berlatih lebih keras. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Kota Pekanbaru memiliki potensi atlet tinju berkualitas yang membutuhkan dukungan sarana dan prasarana untuk terus berkembang.
Editor: zendrato














