TNI/POLRI

Sayembara Desain Motif Tenun Bayangkara Bertuah: Persembahan Kreatif Pekanbaru untuk Polri

54
×

Sayembara Desain Motif Tenun Bayangkara Bertuah: Persembahan Kreatif Pekanbaru untuk Polri

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, (LA) – Dalam rangka menyambut Hari Jadi Bhayangkara pada 1 Juli 2025, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pariwisata menggelar Sayembara Desain Motif Tenun Bayangkara Bertuah. Sayembara ini menjadi bentuk apresiasi kepada Polri atas dedikasinya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Pekanbaru.

Tenun Melayu untuk Menghormati Polri

Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, mengungkapkan bahwa tenun dipilih karena merupakan warisan budaya Melayu yang khas.

“Polri telah menjaga keamanan masyarakat Pekanbaru. Sudah sepantasnya kami memberikan penghargaan melalui simbol budaya lokal, yakni tenun Melayu. Desain ini akan menjadi persembahan khusus dari Negeri Bertuah untuk Polri seluruh Indonesia,” ujar Agung.

Syarat dan Ketentuan Sayembara

Sayembara ini terbuka untuk seluruh warga yang memiliki KTP Pekanbaru atau berdomisili di Pekanbaru, tanpa batasan usia atau profesi. Peserta diminta untuk memasukkan unsur Melayu dan Bhayangkara dalam desain motifnya.
• Periode Sayembara: Dibuka mulai 22 hingga 27 Juni 2025.
• Pengumuman Pemenang: Tanggal 28 Juni 2025.
• Pengunggahan Desain: Peserta mengunggah karya mereka di Instagram, menyebutkan akun @pariwisata.pekanbaru dan @h_agungnugroho, serta menggunakan tagar #desainbayangkarabertuah dan #sayembaratenunpku.

Hadiah Menarik untuk Karya Terbaik

Dinas Pariwisata telah menyiapkan hadiah menarik untuk satu pemenang utama dan tiga desain terbaik lainnya. Wali Kota berharap motif yang terpilih dapat digunakan sebagai seragam khas Polri, terutama oleh Polda Riau.

“Motif ini nantinya akan menjadi identitas budaya yang melekat, memperkuat sinergi antara masyarakat dan Polri,” tambahnya.

Kreativitas Warga Pekanbaru Jadi Andalan

Wali Kota Agung percaya bahwa masyarakat Pekanbaru memiliki kreativitas yang tinggi untuk menghasilkan desain inovatif.

“Saya yakin orang Pekanbaru ini kreatif dan inovatif. Mari kita bersama-sama meramaikan sayembara ini sebagai bentuk penghormatan kepada Polri sekaligus melestarikan budaya Melayu,” ajaknya.

Menguatkan Identitas Lokal Melalui Kain Tenun

Sayembara ini tidak hanya menjadi wujud penghargaan bagi Polri, tetapi juga upaya untuk memperkenalkan keindahan dan kekhasan budaya Melayu ke panggung nasional. Dengan sinergi masyarakat dan pemerintah, Pekanbaru diharapkan semakin dikenal sebagai kota yang mengedepankan budaya lokal dalam setiap langkah pembangunan.

Tinggalkan Balasan