Pendidikan

Seli Pebriani, Mahasiswi Hukum Universitas Islam Riau Raih 3rd Runner-Up Putri Hijabfluencer Riau 2025

76
×

Seli Pebriani, Mahasiswi Hukum Universitas Islam Riau Raih 3rd Runner-Up Putri Hijabfluencer Riau 2025

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, (LA) – Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR) angkatan 2022, Seli Pebriani, sukses mencuri perhatian publik setelah meraih 3rd runner-up dalam ajang bergengsi Putri Hijabfluencer Riau 2025 yang digelar di Anjungan Seni Idrus Tintin, Pekanbaru. Prestasi ini tak hanya membuktikan kemampuannya dalam berkompetisi, tetapi juga menampilkan sosok muslimah muda yang berani, aktif, dan berdampak positif di ruang digital.

Bukan Sekadar Ajang Kecantikan, Tapi Panggung Inspirasi

Ajang Putri Hijabfluencer Riau adalah kompetisi yang menggabungkan pesona berhijab dengan nilai kepribadian, wawasan, kreativitas digital, hingga kemampuan berpengaruh di media sosial.

Seli mengaku, perjalanan panjang menuju grand final bukanlah hal mudah.

“Setiap tahapan, mulai dari seleksi administrasi, wawancara, pembekalan, penilaian konten digital hingga grand final, semuanya menguji mental dan pola pikir kritis saya sebagai perempuan muslimah,” ujar Seli saat diwawancara Humas UIR, Kamis (3/7/2025).

Keluar dari Zona Nyaman: Perempuan Berhijab Bisa Berdaya

Mengikuti ajang ini menjadi langkah berani Seli dalam memperluas pengalaman dan menunjukkan bahwa perempuan berhijab tetap bisa bersuara dan berkarya di tengah era digital.

“Saya ingin perempuan berhijab dilihat bukan sebagai simbol keterbatasan, tapi sebagai representasi dari kekuatan, kepercayaan diri, dan keteguhan,” katanya.

Mahasiswi Serba Bisa: Aktivis, Model, hingga Barista

Tak hanya berprestasi di panggung, Seli juga aktif dalam berbagai kegiatan kampus dan luar kampus. Ia tercatat sebagai tim media BEM Fakultas Hukum, model fashion show, muse, pengajar les privat, serta ikut menangani beberapa konser sebagai tim wedding organizer.

Selain itu, ia juga menjalankan bisnis gelang handmade dan bekerja di sebuah kafe sebagai kasir sekaligus barista.

“Saya ingin terus belajar, membangun jaringan, dan menjadi pribadi mandiri. Semua pengalaman itu membentuk saya menjadi lebih tangguh,” jelasnya.

Hijab sebagai Identitas dan Jembatan Kebaikan

Bagi Seli, menjadi hijabfluencer bukan hanya soal tampilan luar. Ini adalah tentang misi menyampaikan nilai-nilai positif ke publik.

“Hijab bukan batasan, melainkan jembatan menuju versi terbaik diri kita. Lewat media sosial, kita bisa menjadi agen perubahan,” tegasnya.

UIR Beri Dukungan Penuh untuk Mahasiswa Berprestasi

Kesuksesan Seli juga tak lepas dari peran lingkungan kampus. UIR dikenal sebagai universitas yang mendorong mahasiswanya aktif di luar akademik, termasuk dalam bidang seni, sosial, dan kreativitas digital.

“Saya bersyukur jadi bagian dari UIR. Kampus ini membuka ruang dan mendukung penuh mahasiswa yang ingin berkembang secara holistik,” tutupnya.

Kisah Seli Pebriani bukan sekadar cerita kemenangan di atas panggung, tapi gambaran nyata bahwa muslimah muda mampu berdaya, produktif, dan membawa perubahan lewat nilai, kreativitas, dan keberanian. Ia telah membuktikan bahwa berhijab bukan penghalang untuk bersinar, tetapi pijakan untuk menginspirasi.

Tinggalkan Balasan