Jakarta, (LA) – Meski langkah Gregoria Mariska Tunjung terhenti lebih awal di babak 32 besar Malaysia Open 2025, atlet tunggal putri andalan Indonesia ini tetap mencatatkan sejarah baru. Ranking BWF Gregoria pekan depan dipastikan naik ke posisi kelima, pencapaian tertinggi sepanjang kariernya di sektor tunggal putri.
Poin dan Posisi Baru Gregoria
Kenaikan peringkat Gregoria disebabkan perhitungan poin terbaru BWF. Meskipun hanya mencapai babak 32 besar di Malaysia Open 2025, ia mendapatkan tambahan 3.000 poin. Sebelumnya, Gregoria memiliki 78.162 poin. Setelah pengurangan poin Malaysia Open 2024 (6.600 poin) dan penambahan hasil turnamen terbaru, total poinnya menjadi 74.562.
Koleksi poin tersebut cukup untuk membawa Gregoria melesat ke posisi lima dunia, melewati Chen Yufei dari Tiongkok yang poinnya menyusut menjadi 72.182 karena absennya Chen dari turnamen sejak Olimpiade Paris 2024.
Prediksi Ranking BWF Tunggal Putri Pekan Depan
1. An Se-young – 109,267
2. Wang Zhiyi – 100,395
3. Akane Yamaguchi – 89,007
4. Chen Yufei – 80,582
5. Han Yue – 78,749
6. Gregoria Mariska – 78,162
7. Tai Yzu Ying – 70,621
8. Supanida Katethong – 67,524
9. Carolina Marin – 64,796
10. Busanan Ongbamrungphan – 64,630
11. Tomoka Miyazaki – 62,637
12. Yeo Jia Min – 60,550
13. Pornpawee Chochuwong – 60,304
14. Pusarla V Sindhu – 58,112
15. Beiwen Zhang – 55,626
16. Ratchanok Intanon – 55,383
17. Putri Kusuma Wardani – 53,800
18. Gao Fang Jie – 52,330
19. Nozomi Okuhara – 51,331
20. Kim Gaeun – 50,690
Poin BWF Malaysia Open 2025
32 Besar = 3000
16 Besar = 4800
8 Besar = 6600
Semifinal = 8400
Runner-up = 10200
Juara = 12000
Kenaikan ini menjadikan Gregoria sebagai pemain Indonesia pertama yang mencapai posisi lima besar dunia di sektor tunggal putri setelah sekian lama.
Faktor Kunci Kenaikan Gregoria
•Performa Konsisten: Meski tidak melangkah jauh di Malaysia Open 2025, konsistensi Gregoria dalam mengumpulkan poin dari turnamen sebelumnya tetap memberikan hasil positif.
•Absennya Pemain Papan Atas: Chen Yufei yang tidak berpartisipasi sejak Olimpiade Paris 2024 mengalami pengurangan poin signifikan, membuka peluang bagi Gregoria untuk naik peringkat.
Sejarah Baru bagi Tunggal Putri Indonesia
Capaian ini menegaskan peningkatan kualitas Gregoria sebagai pemain tunggal putri terbaik Indonesia saat ini. Bahkan, ketika Gregoria berada di peringkat keenam sebelum Malaysia Open 2025, ia sudah mencatatkan rekor sebagai pemain tunggal putri Indonesia dengan ranking tertinggi dalam satu dekade terakhir.
Persaingan Ketat Tunggal Putri Dunia
Sektor tunggal putri saat ini dipimpin oleh An Se-young (Korea Selatan), dengan selisih poin yang signifikan dari pesaingnya. Di sisi lain, persaingan di peringkat 4-6 semakin ketat dengan perbedaan poin yang tipis antara Han Yue, Gregoria, dan Chen Yufei.
Harapan untuk Turnamen Berikutnya
Dengan ranking barunya, Gregoria diharapkan dapat mempertahankan konsistensi dan meraih hasil lebih baik di turnamen-turnamen berikutnya. Dukungan penuh dari PBSI dan para penggemar bulu tangkis Indonesia menjadi motivasi tambahan untuk Gregoria melangkah lebih jauh di kancah internasional.
Pencapaian ini membuktikan bahwa Gregoria Mariska Tunjung tidak hanya sebagai harapan tunggal putri Indonesia, tetapi juga ancaman nyata bagi pemain top dunia lainnya.














