Olahraga

Semarak Perayaan Atlet PON XXI di Ungaran, Penghormatan dan Penghargaan di Hari Kesaktian Pancasila

23
×

Semarak Perayaan Atlet PON XXI di Ungaran, Penghormatan dan Penghargaan di Hari Kesaktian Pancasila

Sebarkan artikel ini
Atlet PON XXI
Sembilan Atlet Peraih Medali PON Aceh-Sumut Diarak Keliling Kota (foto : jatengprov.go.id)

UNGARAN (LA) – Ada yang menarik usai upacara Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Semarang yang digelar di Lapangan Alun-Alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Selasa (1/10/2024). Ada kirab para atlet peraih medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara yang diarak menggunakan mobil jip terbuka dari Lapangan Bung Karno menuju kantor pemerintahan Kabupaten Semarang.

Dilansir dari laman jatengprov.go.id, bahwa kesembilan atlet tersebut tidak hanya mendapat penghormatan, tetapi juga menerima penghargaan berupa tali asih dari Bupati Semarang, Basari. Selain para atlet, tiga orang pelatih juga mendapatkan penghargaan.

Bupati Semarang Basari mengingatkan kepada para atlet untuk terus berlatih dengan tekun. Sehingga dapat meningkatkan prestasi di masa mendatang.

baca juga Presiden Jokowi Saksikan Langsung Pertamina Grand Prix Indonesia 2024 di Sirkuit Mandalika

“Tingkatkan terus prestasi kalian, jangan berhenti berlatih dan tetaplah rendah hati,” katanya. Pemerintah Kabupaten Semarang akan memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih para atlet,” katanya.

Peraih medali PON, Muhammad Afifian, 22 tahun, mengatakan bahwa prestasinya tidak terlepas dari latihan yang serius sejak kelas 3 SD. Kedua orang tuanya yang merupakan mantan atlet dan pelatih paralayang berpengaruh besar terhadap keberhasilannya.

“Ini adalah PON kedua saya. Sebelumnya, saya meraih satu emas, dua perak, dan satu perunggu di Papua,” ujar mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Ngudi Waluyo ini.

Sebagai informasi, Para atlet yang berhasil meraih medali di PON XXI Aceh – Sumatera Utara adalah Yusuf Widianto, peraih medali emas cabang olahraga Wushu, Sanda kelas 56kg putra, Tharisa Dea Florentina (emas, Wushu, Sanda, 52kg putri), Muhammad Afifian (emas dan perak, Paralayang, tandem landing perorangan dan beregu), Rio Noviansyach Sutomo (perak, Wushu, Taolu Wing Chun Wooden Dummy + Wing Chun Butterfly Sword putra) dan Febiola Franselina Dejamor (perak, atletik, estafet 4×400m putri).

Sementara itu, Ayunda Risma Rayisyafitri meraih medali perunggu di cabang olahraga angkat besi putri kelas 87 kg, Bagus Dwi Harwanto Prastyo (perunggu, panahan, recurve beregu putra), Fatchiatus Zahra dan Meidina Riani Putri masing-masing meraih medali perunggu di cabang olahraga kata karate beregu putri. Tiga pelatih yang mendapat penghargaan adalah Mohammad Slamet dan Ide Bagus Setiawan (Wushu) serta Gautama Subagya (Karate).

Tinggalkan Balasan