Pekanbaru, (LA) – Penjabat (Pj) Gubernur Riau, Rahman Hadi, mengadakan silaturahmi bersama Deputi Administrasi Sekretariat Jenderal DPD RI, Lalu Niqman Zahir, di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Pekanbaru, Minggu (29/12) malam. Dalam pertemuan ini, Rahman Hadi memaparkan sejumlah capaian penting selama masa jabatannya.
Lalu Niqman Zahir memberikan apresiasi atas kinerja Rahman Hadi yang dinilai sukses menjalankan tugas besar, termasuk mengawal jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. “Ini merupakan sebuah prestasi dan kebanggaan bersama. Alhamdulillah, Pilkada di Riau berjalan tanpa sengketa, sehingga proses hingga pelantikan nanti bisa terlaksana dengan baik,” ujar Niqman.
Ia juga menilai iklim politik di Riau saat ini sangat kondusif, menandakan kepemimpinan Rahman Hadi mampu menjaga stabilitas daerah.
Empat Tugas Pokok Pj Gubernur
Dalam kesempatan tersebut, Rahman Hadi menjelaskan empat tugas pokok yang menjadi tanggung jawabnya sejak dilantik sebagai Pj Gubernur Riau oleh Presiden RI pada 15 Agustus 2024, yaitu ;
A. Tata Kelola Pemerintahan
Rahman Hadi menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik. “Pelayanan, pemberdayaan, dan pembangunan harus berjalan lancar. Indikatornya adalah serapan anggaran yang maksimal dan minimnya keluhan masyarakat,” ujarnya.
B. Pengawalan Pilkada 2024
Sebagai pemimpin yang turut mengawal Pilkada, Rahman Hadi merasa bersyukur karena prosesnya berjalan tanpa kendala hukum. “Pilkada di Riau berlangsung damai, tanpa sengketa. Kami siap mengantarkan pelantikan kepala daerah sesuai jadwal,” tambahnya.
C. Pengendalian Inflasi
Rahman Hadi memaparkan bahwa inflasi di Riau hingga November 2024 tercatat sebesar 0,87 persen secara year-on-year, masuk dalam kategori terkendali. “Angka ini menunjukkan ekonomi Riau stabil. Kami terus memastikan harga kebutuhan pokok terjaga,” ujarnya.
D. Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Adapun tingkat kemiskinan ekstrem di Riau pada 2024 berada di angka 0,43 persen, sementara persentase penduduk miskin sebesar 6,67 persen, lebih rendah dari capaian nasional 9,04 persen. “Kami telah menaikkan upah minimum provinsi sebesar 6,5 persen, sektor perkebunan 7 persen, dan sektor pertambangan 7,5 persen untuk mendukung daya beli masyarakat,” jelasnya.
Rahman Hadi berharap keberhasilan ini dapat menjadi pondasi bagi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Riau. “Alhamdulillah, berkat kerja keras kita semua, Riau mampu mencapai hasil ini. Semoga ke depan kita dapat terus menjaga momentum ini,” tutupnya.














