Kampar, Literasiaktual.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau, kelompok 19 dan 20 tiba di lokasi Desa Siabu, Kecamatan Salo, dan Sipungguk, Kabupaten Kampar, sekaligus melakukan serah terima mahasiswa (KKN) di aula Kantor Camat dan di Kantor Desa Siabu, Kabupaten Kampar, Senin (24/07/2023).
Turut hadir Camat Salo yang diwakili oleh Ketua Jasma Humas, Kepala Dusun, dosen pembimbing Dusun Sipungguk dan Dusun Salo, Dewan Pimpinan Lapangan (DPL), serta penyerahan baju Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan oleh perwakilan masing-masing kelompok 19 dan 20.
Terkait hal tersebut, Camat Salo Refizal.S.STP yang diwakili oleh Kasie Humas Jasman mengatakan, sudah 2 tahun ini tidak ada anak KKN di Desa Siabu, Kecamatan Salo dan Sipungguk karena pandemi yang melanda selama 2 tahun terakhir.
“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali kedatangan mahasiswa KKN untuk berpartisipasi/bekerja sama dengan masyarakat untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Desa Siabu, Kecamatan Salo dan Sipungguk,” ujar Jasman.
Baca juga: Hari Pendidikan Nasional Di Peringati Tanggal 2 Mei, Siapakah Sosok Ki Hajar Dewantara?
Jasman berharap para mahasiswa KKN ini dapat terlibat dan bekerjasama dengan masyarakat untuk meningkatkan kualitas SDM di desa Siabu.
“Kami berharap para mahasiswa ini dapat berbaur dan bekerja sama dengan masyarakat untuk meningkatkan kualitas atau sumber daya manusia di desa Siabu ini, serta mengajak anak-anak muda untuk lebih banyak berkegiatan agar desa kami dapat menciptakan anak-anak yang hebat dan berbakat,” pungkas Jasman.
Sementara itu, Kepala Desa Siabu Tarmo, S.pd mengatakan Desa Siabu memiliki 6 dusun, masing-masing dusun ini memiliki penduduk asli dan penduduk trans (pindahan). Dan 3 dusun ini merupakan penduduk asli desa Siabu dan 3 dusun ini merupakan penduduk trans yang notabanenya bukan penduduk desa ini dan setiap 3 dusun ini di datangi oleh 3 perguruan tinggi yaitu UIN, UNRI dan UMRI, setiap dusun ini agar para mahasiswa dapat meningkatkan sumber daya manusia yang ada di desa ini.
“Alasan saya menempatkan mahasiswa di 3 dusun ini adalah agar mahasiswa KKN dapat mengajarkan para pemuda di desa Siabu untuk meningkatkan kegiatan-kegiatan seperti hobi dan minat bakat para pemuda desa Siabu. Diketahui dari 3 dusun ini setiap dusun memiliki 3 pelatihan yang berbeda, alasan saya memberikan pelatihan yang berbeda untuk setiap dusunnya adalah agar mahasiswa dapat bertukar tempat untuk mengajar anak-anak di desa Siabu,” ujar Tarmo S.pd.
Menurut kepala desa, yang perlu ditingkatkan di desa Siabu adalah pariwisata, karena pariwisata desa Siabu masih minim dikenal masyarakat.
“Dan saya berharap mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Riau dapat membantu dalam meningkatkan promosi kepada masyarakat agar pariwisata kami dapat diminati oleh berbagai kalangan anak muda dari berbagai daerah, ujar Kades Tarmo, S.pd.
“Terakhir, saya ucapkan selamat datang dan selamat ber-KKN di Desa Siabu, jaga sikap dan sopan santun,” tutupnya. (Red)














