Budaya

Riau Global Music Festival 2023, Baratku Timur Bergaung

36
×

Riau Global Music Festival 2023, Baratku Timur Bergaung

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, LiterasiAktual.com – Riau Global Music Festival akan digelar pada tanggal 8-9 Desember 2023 pukul 20.00 WIB sedangkan Focus Group Discussion (FGD) pada tanggal 9 Desember pukul 09.00 WIB di Taman Budaya Riau.

Festival yang pelaksanaannya memasuki tahun ke-3 diberi Tema “Baratku Timur” dan dibuka secara gratis untuk para penonton atau penikmat seni.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun ini Riau Global Music Festival 2023 terdiri dari 9 grup penampil, antara lain : Eta Margondang (Sumatera Utara), Dayang Telani (Riau), Gondrong Gunarto (Jawa Tengah), Riau Rhythm (Riau), Taufik Adam Trio (Jakarta), Blacan Aromatic Ethnic Project (Riau), Muaro Raflesia (Bengkulu), Djangat Indonesia (Riau), dan Sajiva (Kepulauan Riau). Serta pertemuan 3 maestro tradisi bersama komponis dengan ide gagasan musik baru yang bersumber dari musik tradisional.

“Kita mencoba musik tradisi menjadi menu utama di seluruh genre musik di dunia. kita mencoba kembali menggairahkan musik tradisi di dalam festival. Karena festival sebagai etalase seluruh musisi untuk berkarya. Ini yang kami coba untuk mengumumkan kembali bahwa musik tradisi ini sebagai musik Indonesia, sebagai penamaannya.” Ungkap Rino sebagai Direktur Festival

Riau Global Music Festival 2023

baca juga Munas Dewan Kesenian 2023, Dewan Kesenian Aceh Dan Perwakilan Lainnya Membahas Transformasi Peran dan Fungsi Dewan Kesenian Sebagai Isu Utama

Rino menjelaskan bahwa tujuan dari festival ini menjadi salah satu upaya agar tidak terjadi kasta di dalam genre musik apalagi menepikan musik tradisi, sehingga acara ini sebagai salah satu bentuk kepedulian agar musik tradisi juga dikenal dalam sebagai musik Indonesia.

Festival ini yang didukung penuh oleh Direktorat Perfilman, Musik, dan Media Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek Republik Indonesia.

“Sekarang di 2023 ini Alhamdulillah kita disupport oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Ini keren, karena perjuangannya juga besar. Walaupun sebelum dapat bantuan ini kami ada rencana melaksanakan secara mandiri kembali, walaupun dengan skala yang lebih kecil lagi. Dengan memanfaatkan ruang publik yang ada” ujar Alyusra sebagai Show Director

“Pada akhir festival ini akan dibungkus dengan mengangkat musik dari talang mamak Indragiri Hulu, dan Rino akan menampilkan secara live walaupun juga akan didukung backsound dari salah satu personel Riau Rhythm,” tambahnya

Kedepannya, diharapkan melalui festival ini bisa Menyetarakan musik tradisi dan merangsang kembali kreativitas musisi musisi indonesia untuk kembali ke akar musik budaya.

“Kami harap festival ini bisa menyetarakan musik tradisi dan merangsang kembali kreativitas musisi Indonesia untuk kembali keakar musik budaya, karena budaya merupakan identitas bangsa Indonesia di dunia internasional. Dan juga menjadikan Riau sebagai pusat seni pertunjukan di Sumatera,” ungkap Rino

Tinggalkan Balasan