Budaya

Gelar Kemah Seniman Tahun Ke-4, DKA Aceh Besar Siap Jaring Aspirasi Para Seniman

42
×

Gelar Kemah Seniman Tahun Ke-4, DKA Aceh Besar Siap Jaring Aspirasi Para Seniman

Sebarkan artikel ini

Jantho, Literasiaktual.com – Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Aceh Besar menyelenggarakan kemah seni yang keempat di Jantho Sport City (JSC) pada tanggal 22-24 Desember 2023. Kemah ini juga bertujuan untuk menjaring aspirasi para seniman.

Acara ini bertajuk ‘Festival Seni Tradisi dan Alam Aceh Besar’. DKA Aceh Besar ingin agar kemah seni ini menjadi tempat bagi para seniman untuk bertemu hingga merefleksikan diri di alam Aceh Besar.

“Kemah seni ini sebagai upaya untuk meningkatkan dan melestarikan seni budaya Kabupaten Aceh Besar,” ungkap Mariadi, ST, MM selaku ketua DKA Aceh Besar.

“Kami berharap kemah seni ini akan menghasilkan rekomendasi bagi para seniman untuk disampaikan kepada pemerintah daerah,” tambahnya.

Penyelenggaraan kemah seni yang keempat ini merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan kesenian agar generasi muda dapat belajar tentang seni dan budaya tradisional.

“Kegiatan ini merupakan tahun keempat penyelenggaraan kemah seni. Kami ingin para seniman dapat memberikan ide dan inspirasi untuk pengembangan kesenian daerah. Karena Aceh Besar memiliki beragam kesenian yang patut di apresiasi dan dilestarikan sebagai warisan indatu bagi generasi muda kabupaten ini,” ujar Mariadi saat membahas persiapan kemah bersama Ketua Panpel Kemah Seniman IV Jufrizal dan jajaran direksi DKAB di komplek JSC, Jantho, Selasa sore (19.12.2023).

Mariadi juga menjelaskan bahwa tujuan kemah seniman ini adalah untuk mendorong kolaborasi dalam menciptakan karya-karya baru yang dapat dinikmati oleh masyarakat Aceh Besar.

baca juga Musyawarah Nasional Dewan Kesenian/Kebudayaan 2023 Se-Indonesia Resmi Di Gelar

“Kami berharap kegiatan kebudayaan ke depan berbasis kolaborasi. Tidak hanya seniman musik saja yang mengadakan kegiatan yang melibatkan seniman musik. Mereka bisa berkolaborasi dengan seniman film, seni pertunjukan dan teater. Dan mereka harus bisa berkolaborasi sebagai satu paket. Termasuk juga kolaborasi dengan universitas untuk membuat kegiatan yang berbasis riset,” jelasnya

Ia berterima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar yang telah menjadi mitra DKA Aceh Besar dalam mendukung suksesnya program kemah seniman, yang nantinya juga akan melahirkan kolaborasi-kolaborasi di berbagai bidang seni dan budaya di Aceh Besar.

“Disdikbud bekerja sama dengan DKA tidak hanya mendukung bidang seni dan budaya. Disdikbud dan DKA akan terus bekerjasama untuk menggali potensi pengembangan seni dan budaya di Aceh Besar, yang penting bagi generasi muda kita yang terlalu akrab dengan gadget,” tambah Mariadi

Jufrizal, ketua panitia kemah keempat, mengatakan kemah tahun ini diikuti oleh perwakilan seniman dan pegiat seni dari seluruh kecamatan di Aceh Besar.

“Kami melibatkan seluruh perwakilan seniman dari kecamatan karena ini penting untuk menciptakan sebuah rekomendasi dan keberlanjutan seni budaya Aceh Besar dalam menghadapi tantangan modern,” kata Jufrizal, yang merupakan tokoh penggerak kesenian di Aceh Besar

Coy juga menambahkan kemah seniman tersebut, juga diisi dengan diskusi tentang edukasi dan pemahaman kesenian Aceh Besar, di mana tarian Ratoeh Taloe dibahas oleh para akademisi tari, kadisdikbud Aceh Besar dan praktisi musik yang dipandu oleh Bang Olan.

Sebuah forum pengembangan kesenian juga diadakan di Aceh Besar yang diketuai oleh ketua DKA Aceh Teuku Afifuddin, Dr H. Burhanuddin MA, MM. (mantan ketua DKA Aceh Besar), akademisi ISBI Aceh dan seniman Aceh Besar, Safir, SH.

“Kita juga akan mengisi malam keakraban seniman Aceh Besar pada Sabtu, 23 Desember 2023, Proh Cakra Seni Aceh bersama ketua DKA, Jambo Apresiasi Seni Aceh Besar dan api unggun,” ungkap Coy

Ketua DKA Aceh Besar Mariadi, Ketua Panpel Kemah Seni IV Jufrizal dan pengurus DKAB meninjau persiapan kemah di Komplek JSC, Jantho, Selasa (19.12) sore.

Tinggalkan Balasan