Jalur kereta api terus mengangkut angkutan curah seperti batu bara, baja dan komoditas lainnya. Namun, ICC terus mengatur tarif kereta api dan aspek-aspek lain dari operasi kereta api, yang membatasi fleksibilitas perusahaan kereta api dalam menanggapi perubahan kekuatan pasar.
- Kebangkitan jalur kereta api barang pada tahun 1980-an
Pada tahun 1980, Kongres memberlakukan Staggers Rail Act untuk menghidupkan kembali lalu lintas angkutan barang, dengan menghapus peraturan-peraturan yang membatasi dan memungkinkan jalur kereta api untuk menjadi lebih kompetitif dengan industri angkutan truk. Northeast Rail Service Act of 1981 mengesahkan deregulasi tambahan untuk jalur kereta api timur laut. Di antaranya, undang-undang ini mengurangi peran ICC dalam mengatur jalur kereta api dan memungkinkan operator untuk menghentikan rute yang tidak menguntungkan. Lebih banyak perusahaan kereta api yang bergabung dan mengkonsolidasikan jalur mereka agar tetap sukses. Perubahan ini menyebabkan sistem yang ada saat ini yaitu jalur kereta api Kelas I yang lebih sedikit, namun menguntungkan, yang mencakup wilayah yang lebih luas di Amerika Serikat.
- Abad ke-21
Pada awal abad ke-21, beberapa jalur kereta api, bersama dengan pemerintah federal dan berbagai badan pelabuhan, mulai berinvestasi kembali dalam infrastruktur kereta api barang, seperti terminal intermoda dan perbaikan jembatan dan terowongan. Proyek-proyek ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi di seluruh jaringan kereta api nasional. Dua contohnya adalah Heartland Corridor dan National Gateway.














