Pendidikan

Raih Golden Ticket 2026, Rosa Alba Lolos ke FK UNAIR usai Jadi Juara OSA Saintek

9
×

Raih Golden Ticket 2026, Rosa Alba Lolos ke FK UNAIR usai Jadi Juara OSA Saintek

Sebarkan artikel ini

Surabaya, (LA) – Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) kembali menarik perhatian publik setelah resmi menyambut Rosa Alba sebagai calon mahasiswa baru melalui jalur Golden Ticket 2026. Siswi asal Solo itu berhasil mengamankan kesempatan langka tersebut usai meraih predikat terbaik pertama kategori Saintek dalam ajang Olimpiade Sains Airlangga (OSA), mengungguli ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Keberhasilan Rosa tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menghadirkan kisah inspiratif tentang keberanian mengambil peluang, strategi yang matang, dan keyakinan untuk menembus salah satu fakultas kedokteran dengan persaingan paling ketat.

Berawal dari Coba-Coba, Berujung Tiket Emas ke FK UNAIR

Tak banyak yang menyangka perjalanan Rosa menuju FK UNAIR justru dimulai dari keputusan yang awalnya ia anggap sekadar coba-coba. Pada Desember 2025, ia mengikuti OSA di tengah jadwal yang berbarengan dengan ujian semester sekolah. Karena keterbatasan waktu, Rosa mengaku tidak melakukan persiapan secara khusus.

Meski begitu, hasil yang diperoleh justru di luar dugaan. Tanpa belajar intensif, ia sukses meraih posisi Terbaik Satu bidang Saintek, capaian yang kemudian membuka jalannya menuju Golden Ticket 2026.

Prestasi itu menjadi titik balik penting dalam perjalanan akademiknya. Dari langkah yang semula dianggap iseng, Rosa justru berhasil menembus pintu masuk menuju salah satu kampus impiannya.

Sempat Tak Percaya, Rosa Kira Ada Kesalahan

Rosa mengaku sempat tidak yakin saat pertama kali menerima kabar dari pihak universitas. Ia merasa hasil yang diperolehnya tidak terlalu istimewa, sehingga sempat menduga ada kekeliruan informasi.

Rasa tidak percaya itu perlahan berubah menjadi keyakinan setelah ia memastikan kabar tersebut benar. Dari situlah tumbuh semangat baru untuk menapaki proses seleksi Golden Ticket dengan lebih serius dan penuh harapan.

Strategi Masuk UNAIR Disusun dari Riset dan Masukan Alumni

Di balik keberhasilannya, Rosa ternyata tidak hanya mengandalkan prestasi, tetapi juga strategi yang disusun secara matang. Sebelum memutuskan fokus ke UNAIR, ia lebih dulu melakukan riset untuk melihat peluang terbaik berdasarkan rekam jejak prestasi yang dimilikinya.

Informasi dari alumni menjadi salah satu bekal terpenting. Rosa mendapat masukan dari kakak tingkat yang lebih dulu lolos ke Fakultas Kedokteran Gigi UNAIR melalui jalur serupa. Dari sana, ia memahami tahapan yang harus dilalui, mulai dari memastikan status eligible, mengikuti OSA, hingga hadir di Airlangga Education Expo (AEE).

Langkah-langkah tersebut dijalani dengan serius. Ia juga melengkapi proses seleksi dengan surat rekomendasi dari sekolah untuk memperkuat portofolio prestasinya yang cukup banyak.

Keputusan Berani yang Membuka Jalan Baru

Bagi Rosa, memilih jalur ini bukan tanpa risiko. Ia menyadari persaingan menuju FK UNAIR sangat ketat, namun tetap memutuskan untuk mengambil peluang itu. Keberanian tersebut akhirnya membuahkan hasil manis.

Pencapaiannya menjadi sesuatu yang istimewa karena ia disebut sebagai alumni pertama dari sekolahnya yang berani mencoba dan berhasil menembus FK UNAIR lewat jalur Golden Ticket. Hal ini menjadikan kisahnya bukan hanya inspiratif secara pribadi, tetapi juga membuka jalan bagi siswa lain untuk berani mencoba kesempatan serupa.

Telepon Penentu yang Mengubah Segalanya

Setelah melewati proses panjang yang dipenuhi doa, cemas, dan penantian, Rosa akhirnya menerima kabar yang paling ditunggu. Sebuah telepon dari pihak PPMB UNAIR pada sore hari menjadi jawaban atas rasa waswas yang sempat membuatnya hampir putus asa.

Begitu menerima undangan pengukuhan, Rosa langsung berangkat dari Solo menuju Surabaya. Momen tersebut menjadi sangat emosional, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi keluarga yang selama ini ikut mendukung penuh perjuangannya.

Siapkan Diri Jelang Kuliah dan AMERTA 2026

Kini, setelah dipastikan menjadi calon mahasiswa baru FK UNAIR, Rosa mulai menata langkah berikutnya. Ia ingin memanfaatkan masa sebelum perkuliahan dimulai dengan mengembangkan kemampuan diri, terutama dalam bidang bahasa dan persiapan akademik lainnya.

Ia berencana mengikuti tes kemampuan bahasa seperti TOEFL atau IELTS, sekaligus mulai mencari informasi mengenai berbagai peluang beasiswa. Karakter Rosa yang cenderung penuh perencanaan membuatnya ingin mempersiapkan semuanya sebaik mungkin sejak awal.

Selain itu, ia juga mengaku antusias menyambut AMERTA 2026, masa orientasi mahasiswa baru di UNAIR. Baginya, suasana Surabaya terasa lebih dekat dengan kultur asalnya di Jawa Tengah, sehingga membuat proses adaptasi terasa lebih meyakinkan.

Bukan Sekadar Gengsi, tetapi Soal Keluarga dan Kualitas

Bagi Rosa, diterima di FK UNAIR bukan hanya soal prestise. Ada alasan yang lebih personal dan mendalam di balik pilihannya. Kedekatan dengan keluarga menjadi salah satu pertimbangan penting, selain kualitas pendidikan UNAIR yang ia nilai sangat baik.

Menurutnya, FK UNAIR memiliki mutu pendidikan yang kuat dan layak diperhitungkan. Itulah sebabnya, keberhasilannya masuk ke sana menjadi pencapaian yang sangat berarti, bukan hanya sebagai prestasi akademik, tetapi juga sebagai langkah menuju masa depan yang sudah lama ia impikan. (DD)

Sumber : unair.ac.id

Tinggalkan Balasan