BENGKALIS, (LA) — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis terkait rencana pelaksanaan program pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan. Pertemuan tersebut berlangsung pada Selasa (27/1/2026) di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB itu dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Bengkalis Priyo Tri Laksono beserta jajaran pejabat struktural. Rombongan Lapas Bengkalis diterima oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Muthu Saily, bersama jajaran terkait.
Kepala Lapas Bengkalis Priyo Tri Laksono menjelaskan bahwa koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari penguatan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Tahun 2026, khususnya dalam pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan.
“Pendidikan merupakan hak dasar setiap warga binaan. Melalui program pendidikan kesetaraan ini, kami ingin memastikan narapidana tetap memiliki akses pendidikan yang layak sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujar Priyo.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah hal teknis terkait rencana pembentukan dan penyelenggaraan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau sekolah paket di dalam lingkungan Lapas Bengkalis. Program ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, yang menjamin hak intelektual dan pengembangan diri bagi warga binaan.
Selain itu, turut dibahas pula proses sinkronisasi data narapidana yang akan mengikuti pendidikan kesetaraan, serta bentuk dukungan teknis dari Dinas Pendidikan, termasuk mekanisme sertifikasi dan legalitas ijazah bagi peserta program.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Muthu Saily menyambut positif rencana kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pelaksanaan program pendidikan kesetaraan di lingkungan Lapas.
“Kami siap bersinergi agar program pendidikan kesetaraan ini berjalan sesuai ketentuan dan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga binaan,” ujarnya.
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis itu berjalan dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Sebagai tindak lanjut, jajaran pembinaan Lapas Bengkalis akan segera menyiapkan administrasi serta teknis pelaksanaan program agar dapat segera direalisasikan.














