Pendidikan

Intan Pariwara Bekerjasama Dengan Disdik Pekanbaru Gelar Workshop Transformasi Pembelajaran Digital Berbasis Koding dan AI

122
×

Intan Pariwara Bekerjasama Dengan Disdik Pekanbaru Gelar Workshop Transformasi Pembelajaran Digital Berbasis Koding dan AI

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, (LA) – Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menggelar Workshop Transformasi Pembelajaran Digital melalui Pemanfaatan Media Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Berbasis STEM bagi guru jenjang SMP se-Kota Pekanbaru, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.45 hingga 16.00 WIB ini dipusatkan di SMP Negeri 1 Pekanbaru, Jalan Sultan Syarif Kasim 157 Rintis, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru.

Workshop tersebut secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, S.STP., M.Si, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi dunia pendidikan terhadap perkembangan global, khususnya dalam penerapan pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).

“Seiring dengan arahan dan kebijakan pimpinan, salah satu muatan pembelajaran yang kini perlu kita sampaikan kepada peserta didik adalah coding dan kecerdasan buatan. Ini merupakan sebuah kemajuan pembelajaran di era kepemimpinan Bapak Presiden saat ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah telah memfasilitasi sekolah dengan berbagai sarana pendukung pembelajaran digital, salah satunya perangkat televisi pembelajaran. Rata-rata sekolah di Kota Pekanbaru telah menerima minimal satu unit, meskipun distribusinya belum sepenuhnya merata.

“Tujuan penyediaan sarana ini adalah agar kualitas pembelajaran meningkat dan selaras dengan tuntutan perkembangan global. Tantangan pendidikan saat ini tidak terlepas dari hadirnya kecerdasan buatan dan coding sebagai bagian dari kompetensi abad ke-21,” tambahnya.

Menurutnya, perubahan tersebut merupakan dinamika global yang harus disikapi secara adaptif dan terbuka oleh seluruh pemangku kepentingan pendidikan. “Hal-hal yang dahulu tidak pernah kita bayangkan dalam dunia pendidikan, kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Inilah realitas perkembangan zaman,” tegas Syafrian Tommy.

Kegiatan workshop dipandu oleh Muhammad Sonata Dena Sadewa selaku moderator. Dalam pengantarnya, ia menyampaikan bahwa workshop ini dirancang tidak hanya sebagai forum peningkatan kompetensi, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi dan pembelajaran yang menyenangkan bagi para peserta.

Sementara itu, dalam sesi pemaparan materi, narasumber menjelaskan bahwa workshop ini berlandaskan pada pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) sebagai kerangka utama transformasi pembelajaran digital di jenjang SMP.

Narasumber menegaskan bahwa pendekatan STEM tidak terbatas pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), melainkan dapat diintegrasikan ke seluruh mata pelajaran. Hal ini sejalan dengan karakteristik pembelajaran IPA di SMP yang masih bersifat terpadu.

“Melalui pendekatan STEM, guru diharapkan mampu memahami keterkaitan antara sains, teknologi, rekayasa, dan matematika dengan konteks mata pelajaran yang diampu, sehingga pembelajaran menjadi lebih aplikatif dan kontekstual,” jelasnya.

Peserta workshop juga diajak mengenali komponen-komponen STEM serta relevansinya dalam pengembangan pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial di sekolah. Untuk mendukung pemahaman, panitia menyediakan berbagai materi pendukung yang dapat diakses peserta melalui pemindaian barcode yang telah disiapkan.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru berharap para guru SMP mampu mengimplementasikan pembelajaran koding dan AI secara efektif, kreatif, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.

Tinggalkan Balasan