Pekanbaru (LA) – Libur lebaran tiba, Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, seluruh pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berstatus negeri di Kota Pekanbaru bersiap menikmati masa libur. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru telah menetapkan bahwa libur Lebaran tahun ini akan berlangsung selama dua pekan, terhitung sejak 16 hingga 29 Maret 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, menyampaikan bahwa aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan kembali berjalan normal pada penghujung bulan.
“Masa libur berakhir pada tanggal 29. Jadi, pada 30 Maret 2026 nanti, seluruh peserta didik sudah harus kembali masuk sekolah seperti biasa,” terang Tommy, Kamis (12/3/2026).
Walaupun diliburkan, Tommy mewanti-wanti agar momen sisa bulan Ramadan tidak dihabiskan begitu saja. Ia mengimbau para pelajar untuk tetap konsisten menjalankan ibadah sekaligus mengulas kembali materi pelajaran di rumah.
Guna merealisasikan hal tersebut, Disdik meminta peran aktif dari para orang tua. “Kami sangat mengharapkan sinergi dari orang tua untuk memantau kedisiplinan anak-anak. Pastikan tugas harian dan ibadah mereka tetap berjalan sesuai dengan panduan yang ada di dalam buku Amaliah Ramadhan,” tuturnya.
Peringatan Khusus Jelang Tes Kemampuan Akademik (TKA)
Perhatian ekstra secara khusus diberikan kepada siswa tingkat akhir, yakni kelas 6 SD dan kelas IX SMP. Masa libur Lebaran ini diharapkan tidak membuat mereka terlena, lantaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) sudah menanti tepat setelah libur usai.
Berdasarkan kalender akademik Disdik Pekanbaru, pelaksanaan TKA jenjang SMP dijadwalkan bergulir pada 6 April 2026. Artinya, para siswa hanya memiliki waktu jeda satu minggu setelah kembali beraktivitas di sekolah.
“Jarak antara hari pertama masuk pada 30 Maret menuju jadwal TKA di tanggal 6 April itu sangat singkat. Oleh karena itu, kami mengimbau anak-anak kami, khususnya kelas akhir, untuk benar-benar memaksimalkan waktu libur ini untuk mematangkan persiapan dan mengulang pelajaran,” pungkas Tommy menutup keterangannya. (**)













