Kab.Bolmong,Sulawesi Utara (L.A)- Momentum libur Lebaran tahun 2026 membawa lonjakan kunjungan wisata ke Pulau Tiga Maelang dan Pantai Pasir Putih di Kabupaten Bolaang Mongondow.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Sulawesi Utara hingga Gorontalo memadati kawasan wisata tersebut untuk menikmati suasana pantai dan panorama alam yang menjadi daya tarik utama wilayah selatan Bolmong.
Sejak pagi hingga sore hari, arus kendaraan menuju kawasan wisata terlihat padat. Kepadatan bahkan terjadi di sejumlah ruas jalan menuju lokasi wisata sehingga menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang.
Ramainya pengunjung pada masa libur Lebaran membuat jalur wisata di sekitar kawasan Pantai Pasir Putih mengalami perlambatan lalu lintas karena volume kendaraan meningkat tajam.
Pantai Pasir Putih dikenal dengan hamparan pasirnya yang lembut, suasana pantai yang sejuk, serta bentang laut terbuka yang memberi kenyamanan bagi wisatawan keluarga.
Sementara itu, Pulau Tiga Maelang menjadi ikon utama kawasan karena tiga gugusan pulau yang tampak berjajar di tengah laut menciptakan panorama khas yang banyak diburu pengunjung untuk berfoto.
Keindahan visual tiga pulau tersebut menjadikan kawasan ini semakin dikenal luas dan memiliki ciri tersendiri dibanding destinasi pantai lain di wilayah Bolaang Mongondow.
Selain menikmati pemandangan dari bibir pantai, pengunjung juga dapat menyeberang menuju Pulau Tiga menggunakan perahu dari Kampung Maelang maupun dari sekitar Pantai Pasir Putih dengan waktu tempuh sekitar 20 menit perjalanan laut.
Bagi wisatawan dari Manado, kawasan wisata ini dapat dijangkau melalui perjalanan darat sekitar 200 kilometer atau sekitar empat hingga lima jam menggunakan kendaraan roda empat.
Lonjakan kunjungan selama libur Lebaran dinilai menunjukkan besarnya potensi wisata kawasan tersebut. Namun di tengah tingginya minat masyarakat, warga berharap perhatian pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dapat diarahkan pada penguatan sarana dan prasarana penunjang wisata.
Masyarakat menilai kebutuhan seperti peningkatan kualitas akses jalan, area parkir yang memadai, fasilitas sanitasi, penataan kawasan, dermaga penyeberangan, serta pengaturan arus kendaraan menjadi bagian penting agar kenyamanan wisatawan tetap terjaga saat kunjungan meningkat.
Warga berharap potensi besar kawasan wisata ini dapat dikembangkan lebih terarah sehingga memberi dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar sekaligus memperkuat posisi Pulau Tiga Maelang dan Pantai Pasir Putih sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Sulawesi Utara.***













