Berita

Aliansi Pemuda Pemerhati Gunung Tabur Tutup Akses Jalan ke Kantor PT Anindya,Tidak Adanya Keterlibatan Vendor Lokal

Avatar
7
×

Aliansi Pemuda Pemerhati Gunung Tabur Tutup Akses Jalan ke Kantor PT Anindya,Tidak Adanya Keterlibatan Vendor Lokal

Sebarkan artikel ini

Aliansi Pemuda Pemerhati Gunung Tabur Tutup Akses Jalan ke Kantor PT Anindya,Tidak Adanya Keterlibatan Vendor Lokal

Berau ,Kaltim -(L.A) Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Pemerhati Gunung Tabur melakukan aksi penutupan akses jalan menuju kantor PT Anindya Cabang Berau, menyusul tidak adanya kejelasan tanggapan perusahaan atas permintaan keterlibatan vendor lokal dalam kegiatan operasional, khususnya pengadaan unit roda empat untuk kegiatan pengambilan sampel batubara.Senin(02/03/26)

Ketua aliansi, Syahrum, menyampaikan bahwa pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada manajemen PT Anindya sejak beberapa waktu lalu.

Dalam surat tersebut, pemuda lokal Gunung Tabur menyatakan keinginan untuk berkontribusi dan dilibatkan sebagai vendor lokal sesuai kapasitas yang dimiliki masyarakat setempat.

 

“Kami sebagai warga lokal Berau ingin berkontribusi terhadap kegiatan perusahaan di wilayah kami. Salah satu yang kami ajukan adalah keterlibatan unit roda empat milik masyarakat untuk mendukung kegiatan sampel batubara.

Namun faktanya, tiba-tiba sudah ada vendor lain yang masuk tanpa kejelasan asal-usulnya,” ujar Syahrum Ketua aliansi pemuda gunung tabur.

Menurutnya, setelah surat dilayangkan, tidak ada jawaban dari pihak perusahaan hingga hampir 10 hari. Aliansi kemudian meminta fasilitasi mediasi kepada Polsek Gunung Tabur.

Pertemuan sempat difasilitasi sekitar 10 hari lalu dengan menghadirkan perwakilan PT Anindya dan pihak vendor pemenang pengadaan, namun tidak menghasilkan keputusan.

 

“Dalam pertemuan itu, pihak perusahaan tidak bisa memberikan jawaban dan meminta waktu satu minggu untuk mempertimbangkan. Tapi hingga lewat 10 hari, tidak ada kejelasan. Karena itu kami melakukan aksi penutupan akses jalan sebagai bentuk kekecewaan,” jelasnya.

 

Pihak Polsek Gunung Tabur, kata Syahrum, menyampaikan bahwa mereka hanya sebatas memfasilitasi pertemuan dan mediasi antara masyarakat dengan perusahaan, tanpa kewenangan mengambil keputusan.

 

Aksi penutupan jalan menuju kantor PT Anindya tersebut dilakukan oleh puluhan pemuda Gunung Tabur sebagai bentuk tekanan agar perusahaan memberikan kejelasan terkait keterlibatan vendor lokal dalam kegiatan operasional di wilayah mereka.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Anindya Cabang Berau belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan Aliansi Pemuda Pemerhati Gunung Tabur.***

Tinggalkan Balasan