Berita

13 Hari Terombang Ambing di Laut, Nelayan Buol Selamatkan WNA Filipina

Avatar
15
×

13 Hari Terombang Ambing di Laut, Nelayan Buol Selamatkan WNA Filipina

Sebarkan artikel ini

13 Hari Terombang Ambing di Laut, Nelayan Buol Selamatkan WNA Filipina

Screenshot

 

Memasuki hari kedelapan, seluruh persediaan makanan habis. Anak anak termasuk seorang balita berusia enam bulan mengalami dehidrasi berat dan terus menangis kehausan. Selama lima hari terakhir, para korban dilaporkan tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman.

 

“Kami hanya bisa berdoa kepada Allah karena kondisi anak anak sudah sangat lemas,” ungkap Bandir.

 

Pada hari ke 13, para korban akhirnya melihat sebuah kapal nelayan melintas. Dengan sisa tenaga yang ada, Bandir berteriak dan melambaikan tangan meminta pertolongan.

 

Nelayan asal Buol, Muhammad Rusman atau Cici, menjadi orang pertama yang menemukan perahu tersebut. Awalnya ia mengira perahu itu sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan.

 

Namun setelah mendekat, ia menyadari perahu tersebut bukan berasal dari Indonesia dan seluruh penumpangnya berada dalam kondisi sangat lemah.

 

“Satu orang berteriak minta tolong agar diselamatkan dan dibawa ke mana saja asalkan bisa hidup,” ujar Rusman.

 

Tanpa ragu, Rusman bersama rekannya langsung menaikkan seluruh korban ke kapal nelayan mereka, memberikan makanan dan minuman, serta menarik perahu korban menuju daratan.

 

Para korban ditemukan sekitar pukul 08.00 WITA dengan posisi sekitar 72 mil laut dari Dermaga Poyapi dan tiba di daratan sekitar pukul 18.30 WITA.

 

Setibanya di Buol, warga setempat menunjukkan solidaritas tinggi dengan memberikan pakaian, makanan, dan kebutuhan dasar lainnya.

 

Petugas gabungan kemudian melakukan pemeriksaan awal sebelum membawa seluruh korban ke Rumah Sakit Umum Mokoyurli Kabupaten Buol untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Tinggalkan Balasan