PendidikanTNI/POLRI

Perkuat Diplomasi Pendidikan dan Kesehatan Militer, Unhan RI Jajaki Pertukaran Kadet dengan Thailand

81
×

Perkuat Diplomasi Pendidikan dan Kesehatan Militer, Unhan RI Jajaki Pertukaran Kadet dengan Thailand

Sebarkan artikel ini

BOGOR, (LA) — Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menjalin kerja sama strategis dengan Royal Thai Armed Forces (RTARF) dalam bidang pendidikan dan kesehatan militer. Kunjungan Delegasi Thainesia Military Medical IX Tahun 2025 ke Kampus Unhan RI di Sentul, Bogor, pada Jumat (4/7), menjadi momentum penting penguatan hubungan bilateral Indonesia–Thailand dalam bidang akademik militer.

Pertemuan ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unhan RI, Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, yang menerima langsung delegasi Thailand yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Sukchai Sattaporn, M.D. dari Fakultas Kedokteran RTARF.

Strategi Baru untuk Pertukaran Mahasiswa dan Kolaborasi Akademik

Pertemuan bilateral ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang mencerminkan keseriusan kedua institusi dalam meningkatkan kolaborasi. Tiga poin utama yang menjadi sorotan:

  • Penyusunan Letter of Intent (LoI) sebagai landasan hukum kerja sama di bidang akademik dan riset kesehatan militer.
  • Program Pertukaran Kadet Mahasiswa antara Unhan RI dan RTARF Thailand yang dijadwalkan mulai berjalan pada tahun 2026.
  • Keterlibatan aktif dalam kompetisi dan penelitian internasional di bidang kesehatan militer, termasuk International Military Medical Research and Competition (IMRC).

“Kami menyambut baik kesediaan Thailand menerima kadet Unhan untuk studi singkat. Ini akan membuka cakrawala baru bagi mahasiswa kami,” ujar Mayjen Totok.

Membangun Jejaring Internasional yang Kuat di Bidang Kesehatan Militer

Kunjungan ini mempertegas posisi Unhan RI sebagai kampus pertahanan yang aktif memperluas jejaring global, khususnya dalam pendidikan kesehatan militer.

“Unhan RI memiliki lebih dari 3.300 mahasiswa aktif, dan kami terbuka untuk kolaborasi yang dapat memperkaya pengalaman internasional para kadet,” jelas Mayjen Totok.

Pihak Thailand juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pertukaran dan berbagi praktik terbaik di bidang kedokteran militer.

Kehadiran Tokoh-Tokoh Militer Perkuat Makna Diplomasi

Pertemuan turut dihadiri oleh jajaran tinggi dari kedua negara, seperti:

  • Kapuskes TNI, Mayjen TNI dr. Sugiarto, Sp.PD., K-R., M.A.R.S., FINASIM
  • Dekan Fakultas Kedokteran Militer Unhan RI, Brigjen TNI Dr. dr. Achmad Jadi Didy Surachman
  • Wakapuskesad, Brigjen TNI dr. Hadi Juanda
  • Kepala Dinas Kesehatan Angkatan Laut, Laksma TNI dr. Sujoko Purnomo
  • Serta pejabat akademik dan medis dari Unhan RI dan Puskes TNI lainnya

Diplomasi yang Hangat dan Atraktif

Pertemuan bilateral ini diakhiri dengan suasana keakraban melalui:

  • Penyerahan cinderamata antar-delegasi
  • Penandatanganan buku tamu oleh Mayor Jenderal Sukchai Sattaporn
  • Penampilan Drumband “Canka Praditya Wiratama” oleh Kadet Unhan RI
  • Sesi foto bersama dan ramah tamah

Kolaborasi Jangka Panjang untuk Generasi Militer Masa Depan

Kunjungan Delegasi Thailand ini bukan hanya bentuk diplomasi simbolik, melainkan langkah nyata membangun jaringan akademik dan profesional antara Indonesia dan Thailand dalam bidang kesehatan militer.

Program pertukaran kadet mahasiswa ini diharapkan menjadi pondasi kuat bagi kerja sama jangka panjang dan melahirkan generasi militer yang berpengetahuan luas, tangguh secara medis, dan adaptif terhadap tantangan global.

“Ini bukan hanya pertukaran pengetahuan, tapi pertukaran nilai, budaya, dan visi masa depan pertahanan yang lebih sehat dan kolaboratif,” pungkas Mayjen Totok.

Tinggalkan Balasan