Jakarta, (LA) – MIN 20 Jakarta kembali menorehkan tinta emas di dunia olahraga pelajar. Dalam Kejuaraan Pencak Silat Pelajar Jakarta Utara ke-7 yang berlangsung pada 17–18 Mei 2025, lima siswa berhasil menyabet gelar juara, memperkuat reputasi madrasah sebagai institusi yang berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga non-akademik.
Bakat dan Ketangguhan Sejak Dini
Salah satu sorotan utama datang dari Maelykha Anindya Raya, siswa kelas 2A, yang sukses mengukuhkan dirinya sebagai Juara 1. Teknik dan ketangkasan yang ditampilkannya membuat para juri terkesima. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pencak silat bisa menjadi ladang emas bagi anak-anak untuk mengembangkan karakter dan potensi diri.
Deretan Juara Lain yang Menginspirasi
Selain Maelykha, Cut Feriska (kelas 2A) dan Aurora Nabila Ulya (kelas 2C) juga menunjukkan performa luar biasa hingga berhasil meraih Juara 2 di kategori masing-masing. Sementara itu, dua siswa kelas 2E, Faji Dewa dan Raya Riski Setiwan, turut mempersembahkan Juara 1 untuk MIN 20 Jakarta. Kelima siswa ini menjadi wajah baru generasi muda yang tangguh dan membanggakan.
Apresiasi dari Pimpinan Madrasah
Kepala MIN 20 Jakarta, Syolahuddin Sihombing, mengungkapkan kebanggaannya terhadap pencapaian anak didiknya. “Ini adalah buah dari latihan yang konsisten, semangat pantang menyerah, dan kolaborasi erat antara orang tua, pelatih, serta pihak madrasah,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan warisan budaya bangsa yang sarat nilai. “Melalui pencak silat, anak-anak belajar tentang disiplin, sportivitas, dan kerja sama. Kami akan terus mendukung minat dan bakat siswa dalam berbagai bidang,” tambahnya.
Membangun Karakter Lewat Prestasi
Kejuaraan ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga menjadi panggung pembentukan karakter. Para siswa yang berlaga tak hanya membawa pulang medali, tetapi juga pengalaman berharga dan semangat juang yang patut diteladani.
Dengan torehan ini, MIN 20 Jakarta membuktikan diri sebagai madrasah yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga giat membina potensi siswa secara holistik.
Harapan dan Motivasi ke Depan
“Semoga prestasi mereka menjadi pemantik semangat bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan membawa harum nama madrasah,” pungkas Syolahuddin Sihombing.
Keberhasilan para siswa MIN 20 Jakarta di ajang pencak silat ini adalah simbol harapan dan bukti bahwa pendidikan karakter bisa berjalan seiring dengan prestasi. Dari lapangan tanding, semangat juang itu kini menyala dan menyebar ke seluruh penjuru madrasah.













