Pendidikan

Empat SD Muhammadiyah Masuk 10 Besar Nasional Versi Pusprenas, Condongcatur Paling Atas dengan 523 Prestasi

51
×

Empat SD Muhammadiyah Masuk 10 Besar Nasional Versi Pusprenas, Condongcatur Paling Atas dengan 523 Prestasi

Sebarkan artikel ini

YOGYAKARTA, (LA) — Jejaring pendidikan Muhammadiyah kembali mencatatkan capaian menonjol di tingkat nasional. Empat Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah masuk dalam daftar 10 SD terbaik nasional berdasarkan rekap data Pusat Prestasi Nasional (Pusprenas), dengan SD Muhammadiyah Condongcatur menempati posisi teratas.

4 SD Muhammadiyah yang Masuk 10 Besar

Berdasarkan data tersebut, berikut sekolah dan capaian prestasinya:

  • SD Muhammadiyah Condongcatur — peringkat 1 (523 prestasi)

  • SD Muhammadiyah Manyar — peringkat 2 (450 prestasi)

  • SD Muhammadiyah Sapen I — peringkat 3 (338 prestasi)

  • SD Muhammadiyah Sapen II — peringkat 6 (206 prestasi)

Masuknya empat sekolah dalam daftar yang sama mempertegas daya saing SD Muhammadiyah dalam kultur prestasi akademik maupun nonakademik.

Respons Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Irwan Akib, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menilai hasil ini menjadi kabar baik bagi penguatan mutu pendidikan dasar Muhammadiyah.

“Alhamdulillah kita bersyukur bahwa dari 10 SD berprestasi tingkat nasional berdasarkan data Pusprenas terdapat 4 SD Muhammadiyah di dalamnya,” ujar Irwan saat diwawancarai, Sabtu (27/12).

Target Berikutnya: Konsisten hingga Level Internasional

Irwan berharap capaian ini tidak berhenti pada pengakuan nasional. Menurutnya, sekolah-sekolah Muhammadiyah perlu menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas agar mampu menembus prestasi di level yang lebih luas, termasuk internasional.

Ia juga mendorong agar capaian serupa tidak hanya terkonsentrasi pada sekolah tertentu, melainkan bisa merata di berbagai daerah.

“Kami berharap prestasi ini dapat merata ke seluruh wilayah Indonesia,” jelasnya.

Pesan Irwan: Butuh Kerja Nyata dan Sistematis

Irwan menekankan, pencapaian sekolah berprestasi bukan hasil instan. Diperlukan kerja yang terukur dan berkelanjutan dari seluruh unsur pendidikan Muhammadiyah—mulai dari pimpinan, kepala sekolah, guru, hingga Majelis Dikdasmen di berbagai level.

“Untuk mencapai level terbaik, tentu ini membutuhkan kerja keras yang sistematis dari semua pengelola pendidikan Muhammadiyah baik guru, kepsek maupun majelis dikdasmen di semua level,” pesannya.

Dengan capaian empat SD Muhammadiyah di jajaran 10 besar nasional, Muhammadiyah menegaskan kembali perannya dalam membangun pendidikan dasar yang kompetitif—seraya membuka tantangan baru: memperluas pemerataan prestasi dan memperkuat konsistensi mutu di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan